Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL
Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL

Harga Minyak Dunia Naik Jelang Rilis Data Stok AS

Ekonomi Minyak Mentah ekonomi amerika
Angga Bratadharma • 21 Oktober 2020 08:01
New York: Harga minyak dunia naik pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena para pedagang menunggu data stok minyak mentah Amerika Serikat (AS). Para pedagang juga terus mencermati perkembangan lonjakan kasus covid-19 karena berpeluang menekan permintaan.
 
Mengutip Xinhua, Rabu, 21 Oktober 2020, West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik 63 sen jadi USD41,46 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak Desember yang lebih aktif naik 64 sen menjadi USD41,70 per barel. Minyak mentah brent untuk pengiriman Desember naik 54 sen menjadi USD43,16 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Pergerakan itu terjadi karena pelaku pasar mengharapkan adanya penurunan secara mingguan dalam stok minyak mentah AS. Administrasi Informasi Energi (EIA) AS dijadwalkan untuk merilis data persediaan minyak mentah mingguan AS pada Rabu waktu setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan EIA akan melaporkan penurunan 1,9 juta barel dalam pasokan minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 16 Oktober. Sedangkan pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), harga minyak menetap lebih rendah di tengah kekhawatiran permintaan.
 
Di sisi lain, rata-rata indeks saham utama Wall Street ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan terjadi karena investor menaruh harapan pada kesepakatan terkait paket bantuan covid-19 yang baru.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 113,37 poin atau 0,40 persen menjadi 28.308,79. Kemudian S&P 500 naik 16,20 poin atau 0,47 persen menjadi 3.443,12. Indeks Komposit Nasdaq naik 37,61 poin atau 0,33 persen menjadi 11.516,49 poin.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan sektor energi ditutup naik 1,13 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor bahan pokok konsumen turun 0,11 persen, satu-satunya kelompok yang menurun.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif