Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

7 Hari Beruntun, Bursa Saham Inggris Melonjak 1,79%

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Antara • 11 November 2020 09:18
London: Indeks saham di bursa efek Inggris terus menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan mencatat keuntungan untuk hari ketujuh berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terangkat 1,79 persen atau 110,56 poin ke 6.296,85.
 
Mengutip Antara, Rabu, 11 November 2020 , indeks FTSE 100 naik 4,67 persen atau 276,27 poin menjadi 6.186,29 pada sehari sebelumnya setelah terkerek 0,07 persen. Atau 22,92 poin menjadi 5.910,02 pada Jumat pekan lalu dan menguat empat hari sebelumnya masing-masing 0,39 persen, 1,67 persen, 2,33 persen dan 1,39 persen.
 
Harga saham BT Group, perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris, melonjak 12,51 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Disusul oleh saham perusahaan kemasan multinasional Inggris DS Smith yang terangkat 7,80 persen, serta perusahaan kimia Inggris Croda International naik 7,04 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, Scottish Mortgage Investment Trust, sebuah perusahaan investment trust yang diperdagangkan secara publik, adalah pemain terburuk di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya kehilangan 6,73 persen.
 
Diikuti oleh saham perusahaan supermarket daring terkemuka Inggris Ocado Group yang jatuh 5,21 persen, serta perusahaan taruhan olahraga dan judi Flutter Entertainment terpangkas 4,48 persen.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena para pedagang melakukan aksi jual di saham teknologi. Namun, bursa Wall Street masih mendapat sentimen positif dari kemenangan Joe Biden dan ditemukannya vaksin covid-19.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 262,95 poin atau 0,90 persen menjadi 29.420,92. Sedangkan S&P 500 turun 4,97 poin atau 0,14 persen menjadi 3.545,53. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 159,93 poin atau 1,37 persen menjadi 11.553,86.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor energi naik 2,52 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan saham teknologi melemah sebanyak 1,94 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Pergerakan pasar yang berbeda terjadi setelah produsen obat Amerika, Pfizer, dan perusahaan farmasi Jerman, BioNTech, mengumumkan analisis data yang menunjukkan kandidat vaksin covid-19 mereka lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah covid-19.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif