Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Wall Street Keok, Nasdaq Anjlok 3,34% Usai Rilis Risalah The Fed

Angga Bratadharma • 06 Januari 2022 06:53
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) turun tajam pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena Federal Reserve yang lebih hawkish membuat investor bingung. Para pedagang memandang The Fed kemungkinan menaikkan suku bunga lebih cepat guna memerangi inflasi.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 6 Januari 2022, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 392,54 poin atau 1,07 persen menjadi 36.407,11. Sedangkan indeks S&P 500 turun 92,96 poin atau 1,94 persen menjadi 4.700,58. Indeks Komposit Nasdaq turun 522,54 poin atau 3,34 persen menjadi 15.100,17.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan warna merah, dengan sektor real estat dan teknologi masing-masing turun 3,22 persen dan 3,13 persen, memimpin kerugian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS  sebagian besar diperdagangkan lebih rendah dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobotnya di indeks S&P AS Listed Tiongkok 50 mengakhiri hari dengan catatan suram.

Federal Reserve

Pejabat Federal Reserve AS mengantisipasi kenaikan suku bunga lebih awal dan lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya karena ekonomi terus pulih dan inflasi tetap tinggi, menurut risalah pertemuan kebijakan Desember Fed.
 
Naiknya suku bunga dapat membuat saham, khususnya saham teknologi yang sedang naik daun, menjadi kurang menarik, karena penilaiannya didasarkan pada pertumbuhan masa depan dan arus kas. Ketika suku bunga naik, nilai arus kas masa depan itu didiskontokan.
 
Di sisi ekonomi, perusahaan data penggajian Automatic Data Processing melaporkan pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), bahwa perusahaan swasta di Amerika Serikat menambahkan 807 ribu pekerjaan pada Desember, dengan mudah mengalahkan ekspektasi pasar.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif