Ilustrasi aktivitas di Bursa Efek New York (Wall Street) - - Foto: dok AFP
Ilustrasi aktivitas di Bursa Efek New York (Wall Street) - - Foto: dok AFP

Wall Street Rebound, Indeks Dow Jones hingga S&P 500 Melesat

Ekonomi Emiten Saham Wall Street laporan keuangan Wall Street Merekah
Antara • 26 Oktober 2021 06:53
New York: Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street berhasil rebound pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB). Dua saham utama melonjak dengan rekor tertinggi lantaran investor sibuk menunggu hasil laporan keuangan emiten.

Mengutip Antara, Selasa, 26 Oktober 2021, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 64,13 poin atau 0,18 persen menjadi 35.741,15. Indeks S&P 500 terangkat 21,58 poin atau 0,47 persen menjadi 4.566,48. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 136,51 poin atau 0,90 persen, menjadi 15.226,71.
 
Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan sektor konsumen dan energi masing-masing meningkat 2,11 persen dan 1,44 persen. Namun, kelompok utilitas dan keuangan mencatatkan kerugian.
 
Adapun kenaikan ini didukung oleh sibuknya para investor yang menunggu hasil laporan keuangan kuartalan dari sejumlah perusahaan teknologi. Facebook, termasuk Alphabet, Microsoft, Amazon dan Apple, dijadwalkan akan melaporkan kinerja mereka pekan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara Indeks Dow Jones dan S&P mencapai rekor tertinggi, Indeks Nasdaq berkinerja lebih baik karena didukung oleh kenaikan saham Tesla dan PayPal.
Tesla Inc melonjak 12,66 persen ke level tertinggi barunya di USD1.045,02 dan menembus USD1 triliun dalam kapitalisasi pasar setelah perusahaan persewaan mobil Hertz memesan 100 ribu mobil Tesla. Sementara Morgan Stanley menaikkan target harga sahamnya menjadi USD1.200 dari USD900 per saham.
 
"Tesla, ada banyak obrolan di luar sana hari ini dan Hertz menempatkan pesanan besar telah menciptakan beberapa kegembiraan," kata Kepala Strategi Investasi Inverness Counsel, Tim Ghriskey, di New York.
 
Analis memperkirakan laba di perusahaan S&P 500 akan tumbuh 34,8 persen secara yoy. Dari 119 perusahaan yang telah melaporkan labanya, sebanyak 83,2 persen emiten tercatat melampaui ekspektasi para analis.
 
“Kami jelas berada di jantung musim laporan keuangan di sini, dan itu adalah banyak dari apa yang terjadi dan laba datang lebih baik dari yang diharapkan dan ada ketakutan nyata kami akan melihat beberapa laporan keuangan yang buruk karena masalah rantai pasokan dan penurunan prospek, sekali lagi karena masalah rantai pasokan. Sejauh ini, sangat bagus,” kata Ghriskey.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif