NEWSTICKER
Ilustrasi. AFP PHOTO/YASIN AKGUL
Ilustrasi. AFP PHOTO/YASIN AKGUL

Harapan Stimulus Ekonomi Dorong Dolar AS Perkasa

Ekonomi dolar as
Antara • 18 Maret 2020 09:31
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena para pedagang berharap akan lebih banyak upaya-upaya dari pemerintah dan pembuat kebijakan moneter akan meredam kerusakan ekonomi dari virus corona.
 
Mengutip Antara, Rabu, 18 Maret 2020, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 1,51 persen menjadi 99,5654 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1000 dari USD1,1168 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2094 dari USD1,2234 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia jatuh menjadi USD0,5992 dibandingkan dengan USD0,6126. Dolar AS dibeli 107,82 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 106,15 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9614 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9470 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,4227 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3980 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintahan Trump menyatakan niatnya untuk menawarkan pembayaran tunai bagi pekerja Amerika sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi di tengah kejatuhan akibat virus korona. "Kami akan segera mengirimkan cek ke warga Amerika," kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada konferensi pers Gedung Putih.
 
Presiden AS Donald Trump mengatakan ekonomi AS mungkin menuju resesi dan wabah covid-19 dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Federal Reserve pada Minggu 15 Maret memangkas suku bunga acuannya sebesar 100 basis poin menjadi mendekati nol dan berjanji untuk meningkatkan kepemilikan obligasi setidaknya USD700 miliar.
 
Di sisi lain, Wall Street rebound atau kembali menghijau pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi setelah aksi jual bersejarah sehari sebelumnya ketika langkah-langkah stimulus baru dari Federal Reserve gagal menenangkan pasar di tengah meningkatnya kekhawatiran akan virus corona.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.048,86 poin atau 5,2 persen menjadi ditutup di 21.237,38 poin. Indeks S&P 500 bertambah 143,06 poin atau 6,00 persen menjadi berakhir di 2.529,19 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 430,19 poin atau 6,23 persen menjadi 7.334,78 poin.
 
S&P 500 melonjak enam persen, mengembalikan setengah dari aksi jual sesi sebelumnya, karena Federal Reserve dan Gedung Putih mengambil langkah lebih lanjut untuk meningkatkan likuiditas dan membendung kerusakan akibat wabah virus korona yang telah mencengkeram ekonomi global.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif