Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Dolar AS Merekah di Tengah Rilis Data Pengangguran

Ekonomi Ekonomi Amerika Dolar AS
Angga Bratadharma • 08 Januari 2021 09:01
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena pelaku pasar meneliti data klaim pengangguran Amerika Serikat (AS). Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,34 persen pada 89,8300.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 8 Januari 2021, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2268 dari USD1,2307 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3570 dibandingkan dengan USD1,3598 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7759 dari USD0,7788.
 
Dolar AS dibeli 103,86 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 103,13 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8849 franc Swiss dibandingkan dengan 0,8797 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2685 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2693 dolar Kanada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun menjadi 787 ribu dalam pekan yang berakhir 2 Januari, menyusul 790 ribu yang direvisi naik pada minggu sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memprediksi di angka 815 ribu.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat menguat ke rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didukung oleh kenaikan kuat di sektor teknologi. Para investor menyambut disahkannya kemenangan Joe Biden sebagai Presiden AS yang imbasnya bursa Wall Street mendapat katalis positif.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah sebanyak 211,73 poin atau 0,69 persen menjadi 31.041,13. Sedangkan S&P 500 menguat sebanyak 55,65 poin atau 1,48 persen menjadi 3.803,79. Indeks Komposit Nasdaq naik 326,69 poin atau 2,56 persen menjadi 13.067,48.
 
Ketiga indeks utama mencatat rekor baru dengan 30 indeks saham ditutup di atas 31 ribu poin untuk pertama kalinya. S&P 500 dan Nasdaq yang padat teknologi mencapai penutupan pertama tertinggi mereka masing-masing di atas 3.800 dan 13 ribu.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor teknologi dan kebijakan konsumen masing-masing naik 2,65 persen dan 1,8 persen, melampaui sisanya. Sedangkan sektor utilitas dan kebutuhan pokok konsumen berada di area merah.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan hampir datar dengan lima dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif