Tiongkok. Foto : AFP/Greg Baker,.
Tiongkok. Foto : AFP/Greg Baker,.

Data PMI Tiongkok Bangkit di Maret

Ekonomi Virus Korona tiongkok
Arif Wicaksono • 31 Maret 2020 15:03
Beijing: Pemerintah Tiongkok mencatat Indeks Pembelian Manajer atau Index Purchasing Manajer (IPM) resmi untuk Maret adalah 52. Hal ini sekaligus mengalahkan ekspektasi analis yang memprediksi rendahnya ekonomi akibat dampak wabah virus korona.
 
Dikutip dari CNBC, Selasa, 31 Maret 2020, analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan PMI negeri Tirai Bambu itu sebesar 45 untuk Maret. Pada Februari, PMI resmi mencapai rekor terendah 35,7. PMI di atas 50 mengindikasikan ekspansi, sementara data yang berada di bawah level tersebut menunjukkan sinyal kontraksi.
 
Biro Statistik Nasional Tiongkok mengatakan dalam pengumuman tentang pembacaan PMI bahwa ada peningkatan berkelanjutan dalam pencegahan dan pengendalian wabah pada Maret, dengan percepatan signifikan dalam dimulainya kembali produksi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sub-indeks untuk produksi, pesanan baru dan lapangan kerja diperluas," kata biro statistik Tiongkok, Selasa, 31 Maret 2020.
 
Biro juga memperingatkan bahwa itu tidak berarti bahwa kegiatan ekonomi negara telah kembali ke tingkat normal.
 
Kepala Ekonom Asia Pasifik di Vanguard Investment Strategy, Qian Wang mengatakan pembacaan PMI manufaktur bulan Maret tercapai karena aktivitas meningkat selama bulan tersebut.
 
Dia menjelaskan capaian PMI yang beberapa poin di atas 50 -menunjukkan pemulihan moderat dan dimulainya kembali kegiatan ekonomi secara bertahap.
 
"Itu mencerminkan banyak tentang prospek global yang memburuk serta permintaan domestik yang lemah, terutama di ruang konsumen," kata Wang, yang mengharapkan pertumbuhan PDB sebesar 1-2 persen untuk Tiongkok pada tahun ini.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif