Harga emas dunia jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Foto : AFP.
Harga emas dunia jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Foto : AFP.

Emas Dunia Jatuh Terseret Penguatan Dolar AS

Ekonomi Inflasi Harga Emas emas suku bunga Dolar AS Ekonomi Global Harga Emas Dunia
Antara • 15 April 2022 07:53
Chicago: Harga emas dunia jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) setelah dolar AS menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS naik ketika investor bersiap untuk kenaikan suku bunga AS.
 
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD 9,8 per ons atau 0,49 persen, menjadi USD1.974,90 per ons. Pasar emas juga sedikit overbought secara teknis.
 
Sementara bank sentral di seluruh dunia berlomba untuk menjinakkan lonjakan inflasi, Bank Sentral Eropa (ECB) tetap pada rencananya untuk menarik kembali stimulus tahun ini, sebuah langkah yang terlihat kurang agresif dalam menghadapi inflasi yang melonjak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Anda mendapat kejutan dovish dari ECB, yang benar-benar memberikan kekuatan di sini untuk dolar AS. Jadi emas mendapat pukulan keras di sini," kata Analis Senior Oanda Edward Moya dikutip dari Antara, Jumat, 15 April 2022.
 
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,5 persen, membuat emas yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya. Hal yang juga memukul emas pada hari itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan naik.
 
Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik, kenaikan suku bunga meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
 
Presiden Fed New York John Williams mengatakan bank sentral harus mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga setengah poin persentase pada pertemuan berikutnya pada Mei. Menurutnya kenaikan suku bunga 50 basis poin adalah opsi yang sangat masuk akal untuk Mei 2022. Namun, emas masih menuju kenaikan mingguan kedua berturut-turut, sejauh ini naik sekitar 1,3 persen.
 
"Rusia tampaknya bersiap untuk meluncurkan serangan besar di timur negara (Ukraina) - yang menghasilkan permintaan emas yang cukup besar sebagai tempat yang aman," kata analis Commerzbank Daniel Briesemann dalam sebuah catatan.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 33 sen atau 1,27 persen, menjadi USD25,7 per ons. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD 4,6 atau 0,46 persen, menjadi USD994,2 per ons.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif