Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

Bursa Saham Inggris Menguat 0,31%

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Angga Bratadharma • 19 November 2020 09:16
London: Bursa saham Inggris menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB) di tengah berita positif tentang kandidat vaksin yang diklaim 90 persen ampuh menekan covid-19. Hal itu membuat indeks acuan FTSE 100 naik 0,31 persen atau 19,91 poin menjadi 6.385,24.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 19 November 2020, RSA Insurance Group, sebuah perusahaan asuransi umum multinasional Inggris, melonjak 4,61 persen, berkinerja terbaik di saham unggulan. Taylor Wimpey dan SSE masing-masing meningkat 4,40 persen dan 4,38 persen.
 
Hargreaves Lansdown, sebuah perusahaan jasa keuangan, berkinerja terburuk di saham unggulan dengan sahamnya merugi 5,54 persen. DCC, kelompok penjualan, pemasaran dan layanan dukungan internasional, turun 5,04 persen. HomeServe, bisnis perbaikan dan perbaikan darurat rumah multinasional, turun 4,97 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, indeks saham utama Wall Street tumbang pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Tekanan terjadi karena investor cemas dengan kekhawatiran atas melonjaknya kasus infeksi covid-19 di Amerika Serikat.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 344,93 poin atau 1,16 persen menjadi 29.438,42. S&P 500 turun 41,74 poin atau 1,16 persen menjadi 3.567,79. Indeks Komposit Nasdaq turun 97,74 poin atau 0,82 persen menjadi 11.801,60.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 mundur, dengan sektor energi ditutup turun 2,88 persen, memimpin penurunan. Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
Pergerakan pasar yang negatif terjadi ketika kasus virus korona baru terus meningkat di Amerika Serikat. Pejabat Kota New York mengatakan sistem sekolah umum akan ditutup dalam upaya untuk menahan meningkatnya kasus penyebaran covid-19.
 
Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat telah melaporkan lebih dari 11,4 juta kasus secara total dengan lebih dari 250 ribu kematian pada Rabu sore. Investor juga mengikuti dengan cermat berita tentang vaksin potensial untuk menghentikan covid-19.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif