Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Harga Emas Tertekan Penguatan Dolar

Ekonomi Harga Emas emas obligasi Dolar AS
Antara • 28 September 2021 07:43
Jakarta: Harga emas nyaris tak berubah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Kenaikan harga emas dibatasi oleh menguatnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi, sementara investor menunggu Federal Reserve untuk petunjuk lebih lanjut tentang strategi tapering.
 
Melansir Antara, Selasa, 28 September 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange naik tipis USD0,3 atau 0,02 persen, menjadi USD1.752 per ounce. Jumat pekan lalu, emas berjangka di level USD1,9 atau menguat tipis 0,11 persen menjadi USD1.751,70.
 
"Kami masih memiliki beberapa kekhawatiran di luar sana yang menjaga daya tarik safe haven tetap hidup saat harganya turun. Tetapi kami terus melihat dolar membuat keuntungan dan menjaga sedikit tekanan pada kompleks komoditas, terutama emas," kata direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, David Meger.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar naik 0,1 persen terhadap enam mata uang utama pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan naik ke level tertinggi dalam tiga bulan.
 
Fokus pasar sekarang akan tertuju pada pidato pejabat The Fed minggu ini, termasuk Ketua Jerome Powell di depan Kongres tentang respons kebijakan bank sentral terhadap pandemi.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 26,9 sen atau 1,2 persen, menjadi USD22,694 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD1,70 atau 0,17 persen, menjadi USD981,6 per ounce.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif