Foto: AFP.
Foto: AFP.

Ketidakpastian Pemulihan Ekonomi Kerek Emas ke Level Tertinggi

Ekonomi Harga Emas
Antara • 01 Juli 2020 07:40
Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup ke level tertinggi sejak September 2011 pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Emas membukukan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut karena investor tetap khawatir atas berlanjutnya penyebaran kasus covid-19.
 
Mengutip Antara, Rabu, 1 Juli 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik sebanyak USD19,3 atau 1,08 persenmenjadi USD1.800,5 per ons.
 
Emas berjangka naik tipis USD0,9 atau 0,05 persen menjadi USD1.781,20 per ons pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Sebelumnya sempatmenguat USD9,7 atau 0,55 persen menjadi USD1.780,30 pada akhir pekan lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itulogam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman September naik sebanyak 57,3 sen atau 3,17 persenmenjadi USD18,637 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober naik sebanyak USD23 atau 2,78 persenmenjadi USD851,2 per ons.
 
Peningkatan kasus baru infeksi covid-19 di banyak negara bagian AS mendorong investor beralih ke logam mulia sebagai tempat yang aman, karena mereka memperkirakan bahwa dampak ekonomi covid-19 belum berakhir.
 
Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Anthony Fauci memperkirakan dalam kesaksiannya di hadapan Komite Senat Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, dan Pensiun AS bahwa kasus baru infeksi covid-19 di Amerika Serikat dapat mencapai 100 ribu per hari.
 
Emas juga menemukan dukungan dari dolar AS yang lebih lemah pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Emas diperdagangkan naik 12,8 persen untuk kuartal kedua, dan naik lebih dari 18 persen untuk paruh pertama tahun ini.
 
Sebuah laporan yang dirilis oleh lembaga riset swasta Institute for Supply Management menempatkan indeks manajer pembelian Chicago pada angka 36,6 pada untuk Juni.Lebih buruk dari yang diperkirakan, karena setiap angka di bawah 50 menunjukkan kondisi yang memburuk.
 
Indeks kepercayaan konsumen yang dirilis oleh lembaga riset Conference Board yang berbasis di AS naik ke level tertinggi tiga bulan pada Juni. Analis pasar mencatat memperpendek tanggal untuk melakukan survei tidak memungkinkan kenaikan baru-baru ini di negara-negara bagian yang telah mulai dibuka kembali.

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif