Ilustrasi. FOTO: AFP/JUAN BARRETO
Ilustrasi. FOTO: AFP/JUAN BARRETO

Harga Minyak Tergelincir di Tengah Kekhawatiran Permintaan

Ekonomi Minyak Mentah
Angga Bratadharma • 22 Oktober 2020 08:00
New York: Harga minyak dunia tergelincir pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), di tengah kekhawatiran atas melemahnya permintaan setelah pandemi. Kasus covid-19 kini terus melonjak baik di Amerika Serikat (AS) maupun Eropa yang dikhawatirkan akan terus menekan pasar minyak.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 22 Oktober 2020, West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun USD1,67 menjadi USD40,03 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun USD1,43 menjadi USD41,73 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Pergerakan harga itu terjadi ketika kasus covid-19 di beberapa negara ekonomi utama termasuk Amerika Serikat dan Eropa terus meningkat. Harga minyak juga berada di bawah tekanan setelah data menunjukkan stok minyak mentah AS turun kurang dari yang diharapkan pekan lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kekhawatiran tentang permintaan di tengah rekor tertinggi kasus covid-19 baru dan kemungkinan pembatasan mobilitas yang mungkin ditimbulkannya kemungkinan akan segera mendominasi apa yang terjadi di pasar minyak," kata Analis Energi Commerzbank Research Eugen Weinberg.
 
Persediaan minyak mentah AS turun 1,0 juta barel selama pekan yang berakhir 16 Oktober, Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan EIA akan melaporkan penurunan 1,9 juta barel dalam pasokan minyak mentah AS untuk minggu ini.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Tekanan terjadi karena Wall Street terus memantau perkembangan stimulus virus korona tambahan yang sedang didiskusikan antara Kongres dengan Gedung Putih.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 97,97 poin atau 0,35 persen menjadi 28.210,82. Sedangkan S&P 500 turun 7,56 poin atau 0,22 persen menjadi 3.435,56. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 31,80 poin atau 0,28 persen menjadi 11.484,69.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor energi turun 1,99 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor jasa komunikasi naik sebanyak 1,29 persen, kelompok dengan kinerja terbaik.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan hampir datar, dengan lima dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif