NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Masih Dibayangi Korona, Saham Asia Pasifik Jatuh

Ekonomi bursa saham asia virus corona
Nia Deviyana • 23 Maret 2020 10:37
Shanghai: Saham-saham di Asia Pasifik mengalami penurunan signifikan dalam perdagangan Senin pagi, 23 Maret 2020, karena kekhawatiran dampak ekonomi yang semakin meluas akibat korona.
 
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 anjlok 7,9 persen karena sebagian besar sektor jatuh. Subindex keuangan menukik lebih dari 10 persen.
 
Grup Perbankan Australia dan Selandia Baru turun 7,49 persen, Commonwealth Bank of Australia turun 6,68 persen, Westpac turun 8,81 persen sementara National Australia Bank tergelincir 8,75 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham Korea Selatan juga anjlok di antara pasar regional utama, dengan Kospi jatuh lima persen pada perdagangan pagi. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 3,95 persen pada awal perdagangan. Di Asia Tenggara, Indeks Straits Times di Singapura jatuh 6,61 persen.
 
Saham Tiongkok Daratan juga lebih rendah, dengan komposit Shanghai turun lebih dari dua persen, sementara komposit Shenzhen turun 2,403 persen.
 
Nikkei 225 di Jepang melawan tren keseluruhan secara regional, mengalami kenaikan sebesar 0,55 persen, sedangkan indeks Topix turun 0,79 persen.
 
Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia kecuali Jepang turun 4,11 persen.
 
"Biaya ekonomi dari wabah covid-19 mulai menampakkan diri," tulis Richard Yetsenga, kepala ekonom di ANZ, seperti dilansir CNBC International, Senin, 23 Maret 2020.
 
"Kami telah secara substansial merevisi perkiraan pertumbuhan negara G3 menjadi lebih rendah, dengan AS kemungkinan akan mencatat kinerja terlemah sejak 1946," imbuhnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif