Ilustrasi. FOTO: Xinhua
Ilustrasi. FOTO: Xinhua

Ketidakpastian Pemotongan Produksi Picu Harga Minyak Dunia Jatuh

Ekonomi minyak mentah
Antara • 07 April 2020 08:01
New York: Harga minyak dunia jatuh pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Harga minyak mundur kembali dari kenaikan minggu lalu setelah Arab Saudi dan Rusia menunda pertemuan produsen minyak yang bertujuan mengatasi meningkatnya kelebihan pasokan di seluruh dunia ketika permintaan turun akibat pandemi virus korona.
 
Mengutip Antara, Selasa, 7 April 2020, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, turun 2,26 dolar AS atau 8,0 persen menjadi USD26,08 per barel. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni, turun USD1,06 atau 3,1 persen, menjadi menetap di USD33,05 per barel.
 
Penurunan itu terjadi bahkan setelah Kirill Dmitriev, CEO Dana Investasi Langsung Rusia, dana kekayaan negara yang mengelola USD10 miliar, mengatakan Rusia dan Arab Saudi sangat dekat dengan kesepakatan pengurangan produksi minyak.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya pikir seluruh pasar memahami bahwa kesepakatan ini penting dan akan membawa banyak stabilitas, stabilitas yang sangat penting bagi pasar, dan kami sangat dekat," kata Dmitriev dalam wawancara daring.
 
Harga minyak AS turun lebih besar daripada patokan global Brent setelah laporan dari penyedia data Genscape menunjukkan bahwa persediaan di pusat penyimpanan Cushing di Oklahoma, titik pengiriman untuk WTI, naik sekitar 5,8 juta barel pekan lalu, kata para pedagang.
 
Jika angka-angka itu dicocokkan dengan data resmi Badan Informasi Energi AS, itu akan menjadi peningkatan stok mingguan kelima berturut-turut di pusat penyimpanan dan peningkatan mingguan terbesar pada catatan sejak 2004.
 
"Tangki penyimpanan global akan terus terisi dan begitu kapasitas penyimpanan tercapai, harga minyak bisa jatuh bebas. OPEC+ mungkin memiliki beberapa bulan sebelum kapasitas penyimpanan global tercapai, sehingga pengurangan produksi harus terjadi tidak peduli apapun," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA di New York.
 
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia, diperkirakan akan mengadakan konferensi video pada Kamis, 9 April 2020 untuk membahas pengurangan produksi minyak.
 
Konferensi video OPEC+ yang dijadwalkan ditunda hingga Kamis dan penundaan berkontribusi pada ketidakpastian di pasar tentang prospek pengurangan produksi, para ahli mencatat. Harga minyak anjlok ke posisi terendah multi-tahun setelah OPEC+ gagal menyepakati pengurangan produksi baru di Wina bulan lalu, dan menyebabkan jatuhnya pasar keuangan global.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif