Ilustrasi. AFP PHOTO/GREG BAKER
Ilustrasi. AFP PHOTO/GREG BAKER

Tiongkok Tingkatkan Pengawasan Pendanaan Proyek Properti Evergrande

Ekonomi properti ekonomi china Tiongkok Evergrande Krisis Evergrande
Angga Bratadharma • 27 September 2021 09:37
Beijing: Beberapa Pemerintah daerah di Tiongkok telah membuat rekening kustodian khusus untuk proyek-proyek properti dari pengembang Evergrande. Langkah itu dilakukan guna melindungi dana yang dialokasikan bagi proyek-proyek perumahan agar tidak dialihkan.
 
Terhuyung-huyung di bawah utang USD305 miliar, Evergrande melewatkan tenggat waktu pembayaran obligasi dolar minggu lalu, dan sikap diamnya tentang masalah ini telah membuat investor global bertanya-tanya apakah mereka harus menelan kerugian besar ketika masa tenggang 30 hari berakhir.
 
"Akun khusus telah dibuat sejak akhir Agustus di setidaknya delapan provinsi di mana Evergrande memiliki proyek yang paling belum selesai," sebut media outlet Caixin, mengutip sumber yang dekat dengan tim manajemen pengembang, dilansir dari Channel News Asia, Senin, 27 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini termasuk Anhui, Guizhou, Henan, Jiangsu, dan kota-kota di Delta Sungai Mutiara selatan," tambahnya.
 
Caixin mengungkapkan rekening kustodian bertujuan untuk memastikan pembayaran pembeli rumah digunakan guna menyelesaikan proyek perumahan Evergrande, dan tidak dialihkan ke tempat lain, seperti ke kreditur.
 
Di beberapa kota selatan, seperti Zhuhai dan Shenzhen, kantor regulator perumahan, Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan, juga terlibat dalam mengawasi dan meninjau penggunaan dana oleh proyek-proyek Evergrande. Sedangkan Evergrande dan kementerian perumahan tidak segera menanggapi permintaan komentar.
 
Dalam beberapa bulan terakhir, pengembang yang kekurangan uang, yang mempunyai model bisnis berbasis pinjaman untuk membangun, telah berhenti membayar beberapa investor dan pemasok dan menghentikan pekerjaan pembangunan di banyak proyek di seluruh Tiongkok.
 
"Regulator perumahan juga telah menetapkan batas waktu 24 September bagi kantor regional untuk melaporkan kesenjangan pendanaan yang dihadapi proyek Evergrande yang belum selesai," kata Caixin.
 
Pada akhir Juni, Evergrande masih memiliki 1.236 proyek untuk dijual, dalam laporan semi-tahunan, termasuk yang telah selesai dan sedang dibangun. Pekan lalu, surat kabar Wall Street Journal mengatakan pihak berwenang Tiongkok sudah meminta pemerintah daerah untuk mempersiapkan kemungkinan runtuhnya Evergrande.
 
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif