Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

Dolar AS Melempem

Ekonomi dolar as
Angga Bratadharma • 01 Juli 2020 08:07
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menurun pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan terjadi karena pelaku pasar terus menimbang dampak dari pandemi covid-19.
 
Mengutip Xinhua, Rabu, 1 Juli 2020, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,146 persen pada 97,3930. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1233 dari USD1,1235 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2390 dari USD1,2286 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik hingga USD0,6897 dibandingkan dengan USD0,6859. Dolar AS membeli 107,98 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,69 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9475 franc Swiss dari 0,9514 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3586 dolar Kanada dari 1,3688 dolar Kanada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Reli yang nyata dalam saham teknologi telah mendorong pasar, namun pandemi covid-19 masih menahan penguatan tersebut.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 217,88 poin atau 0,85 persen menjadi 25.812,88. Sedangkan S&P 500 naik 47,05 poin atau 1,54 persen menjadi 3.100,29. Index Komposit Nasdaq meningkat 184,61 poin atau 1,87 persen menjadi 10.058,77.
 
Saham raksasa teknologi AS, kelompok FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Sektor teknologi S&P 500 naik 1,92 persen, menjadi kelompok yang berkinerja terbaik.
 
Sementara itu, investor mencerna kesaksian dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell. Pembukaan kembali ekonomi AS yang lebih cepat dari perkiraan telah membawa tantangan baru bagi negara ini. Powell telah memperingatkan hal ini yang dibuktikan dengan peningkatan kasus covid-19 baru-baru ini di seluruh negara.
 
"Kami telah memasuki fase baru yang penting dan telah melakukannya lebih cepat dari yang diharapkan. Sementara pembukaan kembali dalam kegiatan ekonomi ini disambut baik, itu juga menghadirkan tantangan baru, terutama kebutuhan untuk menjaga virus tetap terkendali," katanya dalam sambutan yang disiapkan sebelum dengar pendapat yang diadakan oleh Komite Jasa Keuangan.
 
Lebih dari 2,6 juta kasus covid-19 telah dikonfirmasi dan telah dilaporkan di Amerika Serikat, dengan lebih dari 127 ribu kematian, pada Selasa sore, menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem di Universitas Johns Hopkins.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif