Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Kekhawatiran Permintaan

Ekonomi Minyak Mentah
Angga Bratadharma • 03 Agustus 2021 08:02
New York: Harga minyak dunia merosot pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah kekhawatiran baru atas prospek permintaan. Kekhawatiran permintaan kembali ke pasar menyusul data yang dirilis suram dan adanya kebangkitan kasus covid-19 di beberapa ekonomi utama.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 3 Agustus 2021, West Texas Intermediate untuk pengiriman September kehilangan USD2,69 atau 3,6 persen menjadi USD71,26 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober turun USD2,52 atau 3,3 persen menjadi USD72,89 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Institute for Supply Management (ISM) melaporkan sektor manufaktur AS mengalami pertumbuhan yang lebih lambat pada Juli, karena perusahaan dan pemasok terus berjuang untuk memenuhi tingkat permintaan yang meningkat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Manajer Pembelian (PMI) berdiri di 59,5 persen atau turun 1,1 poin dari pembacaan Juni. Angka tersebut jauh dari perkiraan pasar. Setiap angka di atas 50 persen menunjukkan sektor manufaktur umumnya berkembang.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat menyerahkan sebagian besar kenaikan di sesi sebelumnya menjadi berakhir beragam pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi di tengah para investor yang sedang mencerna rilis data ekonomi terbaru.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 97,31 poin atau 0,28 persen menjadi 34.838,16. Indeks S&P 500 turun 8,10 poin, atau 0,18 persen menjadi 4.387,16. Kemudian indeks Komposit Nasdaq melonjak sebanyak 8,39 poin atau 0,06 persen menjadi 14.681,07.
 
Di awal sesi, ketiga indeks utama diperdagangkan lebih tinggi dengan indeks 30 saham naik lebih dari 200 poin. Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor material turun 1,17 persen, memimpin penurunan. Kemudian sektor utilitas naik 0,75 persen, kelompok berkinerja terbaik.
 
Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobotnya dalam indeks S&P AS yang terdaftar di Tiongkok 50 mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif