Ilustrasi. AFP PHOTO/MAHMUD HAMS
Ilustrasi. AFP PHOTO/MAHMUD HAMS

Kemilau Emas Dunia Gilas Dolar AS

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 29 September 2020 07:46
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) melemah. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD16 atau 0,86 persen menjadi USD1.882,3 per ons.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 29 September 2020, emas mendapat dukungan tambahan karena investor khawatir tentang peningkatan cepat kasus covid-19 di Eropa selama beberapa minggu terakhir. Pemilu AS yang tertunda juga membuat investor khawatir karena berpotensi terjadinya turbulensi di pasar, membuat prospek jangka menengah untuk emas naik.
 
Namun ekuitas AS diperdagangkan lebih tinggi pada Senin, membatasi kenaikan emas. Perak untuk pengiriman Desember naik 51,1 sen atau 2,21 persen menjadi USD23,604 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD42,2 atau 4,97 persen menjadi USD891,4 per ons.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penguatan terjadi karena sentimen pasar terangkat oleh harapan terkait kesepakatan paket baru bantuan virus korona.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 410,10 poin atau 1,51 persen menjadi 27.584,06. Sedangkan S&P 500 naik 53,14 poin atau 1,61 persen menjadi 3.351,60. Indeks Komposit Nasdaq menguat 203,96 poin atau 1,87 persen menjadi 11.117,53.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing naik 2,33 persen dan 2,27 persen, memimpin kenaikan.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Penguatan di Wall Street terjadi setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan bahwa rencana stimulus covid-19 lainnya masih dimungkinkan, karena anggota parlemen dari Partai Demokrat berusaha untuk terus maju dalam paket bantuan senilai sekitar USD2,4 triliun.
 
DPR dari Demokrat meluncurkan proposal bantuan USD3 triliun pada Mei, tapi tidak mendapat dukungan dari Partai Republik. Senat Partai Republik mengajukan paket USD1 triliun pada akhir Juli tapi juga mengalami kegagalan. Baru-baru ini, Pelosi menegaskan bahwa Demokrat tidak akan menerima paket apapun yang lebih rendah dari USD2,2 triliun.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif