Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: SAUL LOEB/AFP
Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: SAUL LOEB/AFP

Fed Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan

Ekonomi ekonomi amerika The Fed
Angga Bratadharma • 17 September 2020 07:30
Washington: Federal Reserve Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level terendah mendekati nol persen. Keputusan yang diambil itu juga mengisyaratkan bahwa the Fed siap mempertahankan kisaran suku bunga acuan tersebut hingga setidaknya sampai 2023.
 
"Pemulihan telah berkembang lebih cepat dari yang diperkirakan secara umum, tetapi aktivitas keseluruhan tetap jauh di bawah levelnya sebelum pandemi dan jalan di depan tetap sangat tidak pasti," kata Ketua Fed Jerome Powell, setelah pertemuan kebijakan dua hari Fed, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis, 17 September 2020.
 
Powell mencatat sekitar setengah dari 22 juta pekerjaan yang hilang pada Maret dan April telah diperoleh kembali karena sudah banyak orang kembali bekerja, meski tingkat pengangguran tetap tinggi yakni di level 8,4 persen pada Agustus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tingkat pengangguran kemungkinan tiga persen lebih tinggi dari data resmi, mengingat orang-orang yang salah diidentifikasi sebagai pekerja dan menurunnya partisipasi angkatan kerja. Ke depan, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan pengaturan kebijakan Fed, memproyeksikan tingkat pengangguran akan terus menurun, menurut proyeksi ekonomi terkini.
 
Proyeksi median untuk tingkat pengangguran adalah 7,6 persen pada akhir tahun ini, dan empat persen pada akhir 2023. Angka tersebut masih di atas angka terendah historis 3,5 persen yang dialami Amerika Serikat sebelum pandemi covid-19.
 
Sementara itu, inflasi diperkirakan mencapai 1,2 persen pada akhir tahun ini, dan secara bertahap akan meningkat sebelum mencapai dua persen pada akhir 2023. Bank sentral AS juga mencatat bahwa jalur ekonomi akan sangat bergantung pada pergerakan virus korona.
 
"Krisis kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung akan terus membebani aktivitas ekonomi, lapangan kerja, dan inflasi dalam waktu dekat, dan menimbulkan risiko yang cukup besar terhadap prospek ekonomi dalam jangka menengah," kata Fed dalam pernyataan FOMC.
 
Mengingat penilaian ini, FOMC memutuskan mempertahankan kisaran target untuk suku bunga acuan pada 0-0,25 persen, tingkat yang belum berubah sejak Maret. Komite mengharapkan akan tepat untuk mempertahankan kisaran target ini sampai kondisi pasar tenaga kerja mencapai tingkat yang konsisten.
 
"Kami ingin mencapai inflasi rata-rata dua persen dari waktu ke waktu. Dan jika kami melakukan itu, ekspektasi inflasi akan tepat pada dua persen dan itu akan membantu kami mencapai inflasi dua persen dari waktu ke waktu dan menghindari situasi di mana bank sentral kehilangan kemampuannya untuk mendukung perekonomian," kata Powell.
 
Powell menambahkan lebih banyak dukungan fiskal diperlukan untuk mendukung pemulihan ekonomi AS, karena tingkat pengangguran tetap tinggi. Apalagi, banyak usaha kecil sedang berjuang, dan pemerintah negara bagian dan lokal berada dalam situasi keuangan yang mengerikan.
 
"Diperlukan beberapa saat untuk kembali ke tingkat aktivitas ekonomi dan lapangan kerja yang berlaku pada awal tahun ini, dan mungkin diperlukan dukungan lanjutan dari kebijakan moneter dan fiskal untuk mencapai itu," pungkasnya.
 
(ABD)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif