NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

IMF Prediksi Pertumbuhan Global di 2020 Jadi Negatif

Ekonomi imf ekonomi dunia ekonomi global
Antara • 24 Maret 2020 10:18
Washington: Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan bahwa pemberi pinjaman multilateral itu memperkirakan prospek pertumbuhan global untuk 2020 menjadi negatif.
 
Dia menyebut resesi setidaknya sama buruknya dengan krisis keuangan global atau lebih buruk. Ketua IMF membuat pernyataan saat konferensi jarak jauh dengan menteri keuangan dan gubernur bank sentral Kelompok G20 tentang pandemi covid-19.
 
Namun demikian dia mencatat bahwa pihaknya memperkirakan pemulihan ekonomi akan terjadi pada 2021. Demikian menurut pernyataan IMF yang dirilis setelah konferensi tersebut, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 24 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk sampai di sana, sangat penting untuk memprioritaskan penahanan dan memperkuat sistem kesehatan -di mana-mana. Dampak ekonomi akan parah, tetapi semakin cepat virus berhenti, semakin cepat dan kuat pemulihan akan terjadi,"kata Georgieva.
 
Ketua IMF menyatakan dukungan kuat untuk tindakan fiskal luar biasa yang telah diambil banyak negara guna meningkatkan sistem kesehatan dan melindungi pekerja dan perusahaan yang terkena dampak, dan menyambut baik langkah bank-bank sentral utama melonggarkan kebijakan moneter.
 
"Upaya berani ini tidak hanya untuk kepentingan masing-masing negara, tetapi juga ekonomi global secara keseluruhan," tambah Georgieva.
 
Direktur pelaksana IMF ini mencatat bahwa ekonomi-ekonomi maju umumnya berada dalam posisi yang lebih baik untuk merespons krisis, tetapi banyak pasar negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah menghadapi tantangan yang signifikan, yang sangat terpengaruh oleh aliran modal keluar, dengan aktivitas domestik menjadi sangat terpengaruh ketika negara-negara merespons pandemi.
 
"Kami sangat prihatin tentang negara-negara berpenghasilan rendah dalam kesulitan utang, masalah yang kami kerjakan dengan teliti bersama Bank Dunia," kata Georgieva.
 
Presiden Kelompok Bank Dunia David Malpass juga mendesak negara-negara G20 untuk membantu negara-negara termiskin melalui pembebasan utang, memungkinkan negara-negara untuk memusatkan sumber daya mereka untuk memerangi pandemi.
 
"Kerugian jiwa dari pandemi virus korona sudah tak terukur dan semua negara harus bekerja sama untuk melindungi orang dan membatasi kerusakan ekonomi. Ini adalah momen solidaritas -yang merupakan tema utama pertemuan hari ini," tambah dia.
 
Untuk mendukung para anggotanya, Georgieva mengatakan IMF memusatkan pengawasan bilateral dan multilateral pada krisis ini dan tindakan kebijakan untuk meredam dampaknya. Selain itu IMF siap untuk mengerahkan kapasitas pinjaman USD1 triliun.
 
"Kami akan secara besar-besaran meningkatkan keuangan darurat -hampir 80 negara meminta bantuan kami- dan kami bekerja sama dengan lembaga keuangan internasional lainnya untuk memberikan tanggapan terkoordinasi yang kuat," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif