Foto: AFP.
Foto: AFP.

Investor Ragu Vaksin Covid-19 Tekan Wall Street

Ekonomi wall street
Ade Hapsari Lestarini • 20 Mei 2020 07:30
New York: Indeks S&P 500 ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat. Ini karena investor fokus pada laporan yang mempertanyakan hasil uji coba vaksin korona tahap awal milik Moderna.
 
Alhasil, keraguan investor ini menghapuskan kenaikan moderat pada indeks patokan dalam jam terakhir perdagangan saham.
 
Melansir The Sydney Morning Herald, Rabu, 20 Mei 2020, indeks Dow Jones Industrial Average turun 390,51 poin atau 1,59 persen menjadi 24.206,86. Sementara indeks S&P 500 kehilangan 30,97 poin atau 1,05 persen menjadi 2.922,94 dan Nasdaq Composite turun 49,72 poin atau 0,54 persen menjadi 9.185.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Volume perdagangan saham pada bursa AS tercatat sebanyak 10,66 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir sebesar 11,34 miliar lembar saham.
 
Rata-rata indeks utama jatuh ke posisi terendah setelah laporan dari STAT News yang mempertanyakan validitas hasil uji coba vaksin Moderna, yang diumumkan perusahaan pada Senin (waktu AS). Saham Moderna pun anjlok setelah adanya laporan itu, dan ditutup turun 10,41 persen.
 
Publikasi berita kesehatan mengatakan hasil awal Moderna tidak memberikan data penting untuk menilai efektivitasnya.
 
"Pasar tertarik pada berita kesehatan lebih dari pada data ekonomi. Ekonomi di kuartal kedua turun secara signifikan, baik itu tingkat pertumbuhan PDB, pendapatan, data ekonomi. Tetapi apa yang kami tidak tahu, apa yang akan mendorong pasar akan menjadi berita baik secara bertahap adalah di bidang kesehatan," ujar kepala strategi pasar di National Securities di New York, Art Hogan.
 
Saham pada awalnya naik lebih tinggi karena investor berusaha untuk mendapatkan informasi dari beragam hasil dari pengecer besar.
 
Saham Home Depot turun 2,96 persen setelah kehilangan estimasi laba triwulanan karena biaya yang lebih tinggi. Sementara operator department store Kohl's Corp jatuh 7,65 persen setelah melaporkan kerugian yang lebih besar dari perkiraan.
 
Di sisi lain saham Walmart, melebihi ekspektasi untuk pendapatan dan pendapatan triwulanan karena penjualan online melonjak akibat konsumen menimbun kebutuhan penting sebagai tanggapan terhadap penguncian virus korona. Namun, sahamnya ditutup turun 2,12 persen setelah naik sebanyak 3,4 persen.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif