Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith
Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith

Bursa Saham AS Kembali Bangkit

Ekonomi Wall Street ekonomi amerika
Angga Bratadharma • 30 Oktober 2020 07:37
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), memulihkan beberapa kerugian besar yang mereka derita di sesi sebelumnya. Meski demikian, kenaikan kasus covid-19 masih mengintai dan tetap berpeluang menekan pasar saham.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 30 Oktober 2020, indeks Dow Jones Industrial Average naik 139,16 poin atau 0,52 persen menjadi 26.659,11. Sedangkan S&P 500 naik 39,08 poin atau 1,19 persen menjadi 3.310,11. Indeks Komposit Nasdaq naik 180,72 poin atau 1,64 persen menjadi 11.185,59.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi ditutup naik sebanyak 3,2 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor perawatan kesehatan turun sebanyak 0,71 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis. Sedangkan bursa Wall Street terus meneliti beberapa data ekonomi.
 
Departemen Perdagangan AS melaporkan aktivitas ekonomi AS pada kuartal ketiga tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 33,1 persen setelah kontraksi tajam pada kuartal sebelumnya. Angka tersebut melebihi perkiraan di angka 32 persen dari ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.
 
Kebangkitan kembali di pasar saham AS terjadi setelah ekonomi jatuh pada tingkat tahunan yang direvisi sebesar 31,4 persen pada kuartal kedua, di tengah meningkatnya dampak covid-19. Kondisi ini telah menjadi penurunan terbesar sejak Pemerintah AS mulai membuat catatan ekonomi pada 1947.
 
"Kenaikan PDB kuartal ketiga mencerminkan upaya berkelanjutan untuk membuka kembali bisnis dan melanjutkan aktivitas yang ditunda atau dibatasi karena covid-19," menurut perkiraan sebelumnya yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi departemen.
 
Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan jumlah klaim pengangguran awal di Amerika Serikat turun menjadi 751 ribu minggu lalu, karena pasar tenaga kerja terus pulih dengan kecepatan yang melambat.
 
Dalam pekan yang berakhir 24 Oktober, Departemen Tenaga Kerja menambahkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun 40 ribu dari level revisi naik minggu sebelumnya di 791 ribu. Pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), saham AS turun tajam dengan Dow ditutup turun lebih dari 900 poin, di tengah kekhawatiran virus korona.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif