Ilustrasi. FOTO: Xinhua
Ilustrasi. FOTO: Xinhua

Covid-19 Melonjak, Emas Dunia Jadi Pilihan Investor

Ekonomi Virus Korona Harga Emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 14 November 2020 08:01
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) melemah. Kenaikan kasus covid-19 di Amerika Serikat dan memudarnya katalis positif berupa euforia kemenangan Jode Biden membuat emas menguat.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 14 November 2020, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD12,9 atau 0,69 persen menjadi USD1.886,2 per ons. Emas menemukan dukungan tambahan karena kasus baru covid-19 dan rawat inap di Amerika Serikat terus meningkat.
 
Pertumbuhan emas dibatasi karena Departemen Perdagangan AS melaporkan indeks harga produsen (PPI) naik 0,3 persen pada Oktober, dan harga produsen inti tidak termasuk harga makanan dan energi yang tidak stabil naik 0,2 persen. Kenaikan PPI mengindikasikan inflasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Analis pasar berpendapat bahwa ketidakpastian tentang prospek ekonomi saat ini selalu mendukung emas. Perak untuk pengiriman Desember naik 46,9 sen atau 1,93 persen menjadi USD24,775 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD12 atau 1,36 persen menjadi USD896 per ons.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Meski menguat, namun para investor terus mencermati perkembangan kenaikan kasus infeksi covid-19 yang kembali melonjak tajam karena berpeluang berdampak terhadap ekonomi.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 399,64 poin atau 1,37 persen menjadi 29.479,81. Sedangkan S&P 500 meningkat 48,14 poin atau 1,36 persen menjadi 3.585,15. Indeks Komposit Nasdaq naik 119,70 poin atau 1,02 persen menjadi 11.829,29.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi dan real estat ditutup masing-masing 3,81 persen dan 2,28 persen, memimpin kenaikan.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Pedagang terus mempertimbangkan dampak ekonomi dari melonjaknya infeksi covid-19 di Amerika Serikat. Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins AS telah melaporkan kira-kira 10,7 juta kasus secara total dengan jumlah kematian akibat penyakit itu melebihi 243 ribu pada Jumat sore.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif