Ilustrasi. FOTO: TED ALJIBE/AFP
Ilustrasi. FOTO: TED ALJIBE/AFP

Pedagang Cermati Stimulus Tambahan Covid-19, Dolar AS Tergelincir

Ekonomi Dolar AS
Angga Bratadharma • 15 Oktober 2020 09:03
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena pelaku pasar terus mencari petunjuk tentang stimulus baru. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,16 persen menjadi 93,3865.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 15 Oktober 2020, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1750 dari USD1,1744 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3023 dari USD1,2933 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7166 dari USD0,7153.
 
Sedangkan dolar AS dibeli 105,10 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 105,49 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9131 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9145 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3145 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3140 dolar Kanada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pergerakan pasar baru-baru ini terombang-ambing akibat negosiasi stimulus fiskal tambahan yang tidak menentu. Kebuntuan di antara anggota parlemen AS di Washington meredupkan upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi AS yang telah terhantam cukup keras akibat pandemi covid-19.
 
"Sepertinya pasar akan tetap sensitif terhadap berita dukungan fiskal menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres)," kata Analis UBS dalam sebuah catatan.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan terjadi karena para investor semakin khawatir atas ketidakpastian nasib kesepakatan stimulus virus korona AS menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada November.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 165,81 poin atau 0,58 persen menjadi 28.514,00. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 23,26 poin atau 0,66 persen menjadi 3.488,67. Indeks Komposit Nasdaq merosot 95,17 poin atau 0,80 persen menjadi 11.768,73.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor kebijakan konsumen turun sebanyak 1,43 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Sedangkan industrial ditutup naik 0,54 persen, kelompok dengan kinerja terbaik.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif