Foto: AFP.
Foto: AFP.

Kilau Emas Dunia Pudar Akibat Aksi Ambil Untung

Ekonomi Harga Emas
Angga Bratadharma • 31 Juli 2020 09:03
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Pudarnya kemilau emas dunia karena investor mengambil untung, menyusul sembilan sesi kenaikan berturut-turut untuk logam mulia.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 31 Juli 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD9,9 atau 0,5 persen menjadi USD1.966,8 per ons. Perak untuk pengiriman September turun 95,9 sen atau 3,94 persen menjadi USD23,322 per ons. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD45,9 atau 4,79 persen menjadi USD912,6 per ons.
 
Data ekonomi yang lemah, gagal untuk meningkatkan pesona emas. Departemen Perdagangan AS merilis sebuah laporan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) AS turun 32,9 persen pada kuartal kedua tahun ini, sedikit lebih baik dari yang diperkirakan. Analis pasar berpendapat pembacaan PDB di kuartal kedua merupakan yang terburuk dalam sejarah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, tercatat di angka 1,434 juta dalam pekan yang berakhir 25 Juli. Departemen Tenaga Kerja melaporkan angka ini meningkat 12 ribu dari tingkat revisi minggu sebelumnya. Level minggu sebelumnya direvisi hingga 1,422 juta.
 
Investor juga mencerna sinyal Federal Reserve yang berencana mempertahankan tingkat suku bunga acuan mendekati nol persen, setidaknya untuk jangka menengah sampai pandemi covid-19 mereda.
 
Di sisi lain, indeks utama bursa saham Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi usai data menunjukkan ekonomi Amerika Serikat berkontraksi secara signifikan pada kuartal kedua di tahun ini.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 225,92 poin atau 0,85 persen menjadi 26.313,65, setelah turun lebih dari 500 poin di awal perdagangan. Indeks S&P 500 turun 12,22 poin atau 0,38 persen menjadi 3.246,22. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 44,87 poin atau 0,43 persen menjadi 10.587,81.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan sektor energi turun 4,1 persen, menjadi penghambat indeks. Sedangkan sektor teknologi naik 0,53 persen dan menjadi kelompok berkinerja terbaik.
 
Saham Facebook, Apple, Amazon, dan Google-parent Alphabet semua ditutup lebih tinggi, menjelang laporan pendapatan mereka. Keempat raksasa teknologi AS melaporkan hasil kuartalan setelah penutupan Kamis waktu setempat (Jumat WIB).
 

(ABD)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif