Foto: dok MI/Rommy Pujianto.
Foto: dok MI/Rommy Pujianto.

Kurs Dolar AS Menguat Tipis

Ekonomi Dolar AS
Antara • 07 Agustus 2020 07:54
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) sedikit menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi setelah mencapai level terendah dua tahun di awal perdagangan serta investor mencerna data beragam tentang klaim pengangguran AS menjelang laporan payrolls (data penggajian) pada Jumat.
 
Mengutip Antara, Jumat, 7 Agustus 2020, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, mencapai level terendah dalam dua tahun di 92,495 pada awal perdagangan. Indeks terakhir diperdagangkan 0,1 persen lebih tinggi pada 92,830.
 
Langkah tersebut terjadi setelah penurunan empat persen untuk indeks pada Juli, persentase penurunan bulanan terbesar dalam satu dekade, karena investor melarikan diri berinvestasi ke euro dan mata uang lain yang tampaknya bertahan lebih baik ketika negara-negara di seluruh dunia bergulat dengan pandemi virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar awalnya memangkas keuntungan pada Kamis, 6 Agustus, tetapi sebagian besar berfluktuasi setelah data klaim pengangguran menunjukkan lebih sedikit orang Amerika Serikat yang mencari tunjangan pengangguran minggu lalu.
 
Tetapi itu juga menunjukkan bahwa 31,3 juta orang menerima cek bantuan pengangguran pada pertengahan Juli, menunjukkan pasar tenaga kerja AS sedang mandek. "Pasar sebagian besar hanya berkonsolidasi sedikit setelah pelemahan luar biasa yang kita alami akhir-akhir ini," kata Presiden dan Kepala Investasi Merk Hard Currency Fund Axel Merk, di Palo Alto, California.
 
Investor tertarik untuk melihat rincian lebih lanjut tentang situasi ketenagakerjaan AS dalam laporan pekerjaan bulanan pada Jumat waktu setempat.
 
"Data pekerjaan yang positif dapat membantu mengurangi tekanan pada dolar. Tetapi jika data memperburuk kekhawatiran tentang kerapuhan ekonomi AS, itu bisa memicu penurunan lagi untuk mata uang," ungkap Ahli Strategi Pasar Senior WesternUnion Business Solutions Joe Manimbo, dalam sebuah catatan.
 
Investor juga menunggu anggota parlemen AS untuk menyetujui paket dukungan baru terkait pandemi virus korona. Partai Republik dan Demokrat tetap terbelah tentang apa yang harus dimasukkan dalam gelombang bantuan berikutnya, meskipun pemimpin mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan ekonomi AS membutuhkan dorongan tambahan untuk mengatasinya.
 
Para analis khawatir bahwa program seperti tunjangan pengangguran menutupi kerusakan mendasar pada ekonomi. Euro menguat 0,1 persen menjadi 1,1869 dolar setelah sebelumnya mencapai tertinggi dua tahun di 1,1916 dolar.
 
Di pasar negara berkembang, lira Turki mencapai rekor terendah terhadap euro. Analis memperingatkan inflasi dan memperkirakan upaya negara itu untuk membantu menguatkan mata uang akan kesulitan. "Itu mengkhawatirkan karena bisa memiliki efek riak di tempat lain," kata Merk.
 
Sementara dolar Australia terakhir naik 0,6 persen menjadi 0,7237 dolar AS. Kota terbesar kedua di Australia, Melbourne, memulai penguncian total enam minggu pada Kamis, 6 Agustus, menyusul kebangkitan kasus covid-19.
 
(ABD)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif