Seorang wisatawan sedang berpose di depan bendera Korea Selatan. Foto: AFP.
Seorang wisatawan sedang berpose di depan bendera Korea Selatan. Foto: AFP.

Ekspor Korea Selatan Tergerus 7%

Ekonomi korea selatan
Ade Hapsari Lestarini • 03 Agustus 2020 14:34
Seoul: Ekspor Korea Selatan (Korsel) turun tujuh persen pada Juli. Kondisi ini menandai penurunan satu digit pertama dalam empat bulan.
 
Laporan pemerintah setempat menunjukkan ekspor, yang menyumbang sekitar setengah dari ekonomi yang didorong oleh ekspor, mencapai USD42,83 miliar pada Juli.
 
Angka ini turun tujuh persen dari tahun sebelumnya, menurut Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi. Demikian dilansir dari Xinhua, Senin, 3 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara pengiriman keluar juga melemah dalam empat bulan, masing-masing setelah jatuh 25,5 persen pada April, 23,6 persen pada Mei, dan 10,9 persen pada Juni. Ekspor rata-rata harian tergelincir tujuh persen pada Juli dari tahun sebelumnya, melampaui USD1,7 miliar dalam empat bulan.
 
Sedangkan impor anjlok 11,9 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD38,56 miliar pada Juli, mengirim surplus perdagangan menjadi USD4,27 miliar. Neraca perdagangan terpantau tetap hitam untuk bulan ketiga berturut-turut.
 
Ekspor Korea Selatan Tergerus 7%
 
Seoul: Ekspor Korea Selatan (Korsel) turun tujuh persen pada Juli. Kondisi ini menandai penurunan satu digit pertama dalam empat bulan.
 
Laporan pemerintah setempat menunjukkan 
ekspor, yang menyumbang sekitar setengah dari ekonomi yang didorong oleh ekspor, mencapai USD42,83 miliar pada Juli.
 
Angka ini turun tujuh persen dari tahun sebelumnya, menurut Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi. Demikian dilansir dari Xinhua, Senin, 3 Agustus 2020.
 
Sementara pengiriman keluar juga melemah dalam empat bulan, masing-masing setelah jatuh 25,5 persen pada April, 23,6 persen pada Mei, dan 10,9 persen pada Juni.
 
Ekspor rata-rata harian tergelincir tujuh persen pada Juli dari tahun sebelumnya, melampaui USD1,7 miliar dalam empat bulan.
 
Sedangkan impor anjlok 11,9 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD38,56 miliar pada Juli, mengirim surplus perdagangan menjadi USD4,27 miliar. Neraca perdagangan terpantau tetap hitam untuk bulan ketiga berturut-turut.
 
Sebelumnya ekonomi Korsel mengalami kontraksi 1,4 persen pada kuartal pertama dibandingkan kuartal sebelumnya akibat wabah covid-19 di seluruh dunia. Data Bank Sentral Korsel, Bank of Korea (BoK) menunjukkan Produk Domestik Bruto riil (PDB) menyusut 1,4 persen pada kuartal Januari-Maret dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
 
Angka ini merupakan yang terburuk selama lebih dari 11 tahun sejak PDB riil anjlok 3,3 persen pada kuartal keempat 2008 saat krisis keuangan mengguncang ekonomi global. Sementara dari tahun sebelumnya, PDB riil naik 1,3 persen, tetapi itu adalah yang terendah dalam 10 setengah tahun sejak kuartal ketiga 2009.
 
Wabah covid-19 menghantam konsumsi swasta paling keras karena konsumen menahan diri dari kegiatan luar seperti bepergian, berbelanja, dan makan sambil menghindari pertemuan sosial dan layanan keagamaan.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif