Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Kabar Vaksin Covid-19 Menggembirakan, Dow Jones Meroket 911 Poin

Ekonomi wall street
Angga Bratadharma • 19 Mei 2020 07:42
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) melonjak pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penguatan tajam terjadi karena investor mengamati beberapa berita yang menggembirakan tentang potensi vaksin virus korona.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 19 Mei 2020, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 911,95 poin atau 3,85 persen menjadi 24.597,37. Kemudian S&P 500 naik 90,21 poin atau 3,15 persen menjadi 2.953,91. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq meningkat 220,27 poin atau 2,44 persen menjadi 9.234,83.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan sektor energi dan industri masing-masing naik 7,55 persen dan 6,61 persen, melampaui yang lainnya. Saham Moderna melonjak hampir 20 persen setelah perusahaan biotek AS itu mengumumkan data klinis terkait hasil sementara yang positif untuk vaksin virus korona.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wall Street juga memerhatikan komentar terakhir dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Adapun Powell mengatakan ekonomi AS akan pulih dari pandemi covid-19, tetapi prosesnya dapat berlangsung hingga akhir 2021. Kondisi semacam ini tentu harus menjadi perhatian agar tidak memberikan sentimen negatif.
 
"Dengan asumsi tidak ada gelombang kedua dari virus korona, saya pikir Anda akan melihat perekonomian pulih dengan mantap pada paruh kedua tahun ini," kata Powell, di CBS Face the Nation.
 
Pada Senin sore, lebih dari 1,5 juta kasus covid-19 yang telah dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat, dengan lebih dari 90 ribu kematian, menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem di Universitas Johns Hopkins. Sejauh ini, Pemerintah AS terus berupaya agar penyebaran covid-19 bisa ditekan sedemikian rupa.
 
Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell dalam pernyataannya yang disiarkan Minggu waktu setempat (Senin WIB) menguraikan kemungkinan kebutuhan untuk tiga hingga enam bulan lagi bantuan keuangan pemerintah bagi perusahaan-perusahaan dan keluarga.
 
Data ekonomi yang diterbitkan minggu lalu menunjukkan penjualan ritel AS dan produksi industri keduanya jatuh pada April, dengan krisis virus korona yang terus-menerus memukul pasar tenaga kerja AS. Jepang tergelincir ke dalam resesi di kuartal pertama. Pasar juga terus mewaspadai hubungan AS-Tiongkok yang memburuk.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif