Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Saham Tesla Meroket, Wall Street Merekah

Ekonomi Wall Street
Angga Bratadharma • 10 September 2020 07:53
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), kembali pulih usai kerugian besar baru-baru ini. Meski demikian, para investor terus mencermati pergerakan kasus infeksi covid-19 yang terus naik di AS.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 10 September 2020, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 439,58 poin atau 1,60 persen menjadi 27.940,47. Sedangkan S&P 500 naik 67,12 poin atau 2,01 persen menjadi 3.398,96. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 293,87 poin atau 2,71 persen menjadi 11.141,5.
 
Keuntungan datang karena sektor teknologi kembali bangkit. Saham Tesla melonjak hampir 11 persen, menjadi yang berkinerja terbaik. Sebelumnya saham Tesla anjlok lebih dari 21 persen. Saham raksasa teknologi lain seperti Apple, Microsoft, Facebook dan Amazon juga ditutup lebih tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Semua 11 sektor utama S&P 500 bergerak maju, dengan sektor teknologi naik 3,35 persen, memimpin kenaikan. Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Pergerakan pasar pada Rabu mengikuti aksi jual besar-besaran yang dipimpin oleh sektor teknologi selama tiga hari di Wall Street yang mendorong Nasdaq turun lebih dari 10 persen dan masuk ke wilayah koreksi. Ada harapan agar kondisi di pasar modal kian membaik di masa mendatang.
 
Sementara itu, Pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan larangan pada beberapa atau semua produk yang dibuat dengan kapas dari wilayah Xinjiang di Tiongkok atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Pelarangan potensial, yang dapat diumumkan secepatnya, muncul di tengah laporan penggunaan kerja paksa pada minoritas Muslim di Xinjiang.
 
Namun masih tidak jelas apakah itu akan mencakup produk yang mengandung kapas dari Xinjiang yang dikirim dari negara lain. Tetapi wilayah tersebut digunakan oleh merek pakaian global utama sebagai sumber kapas dan tekstil lainnya. Tindakan tersebut akan dikeluarkan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS.

 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif