Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

Saham Inggris Lanjutkan Pelemahan

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Antara • 30 Oktober 2020 09:14
London: Saham-saham Inggris berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), memperpanjang penurunan untuk hari keempat berturut-turut. Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 0,02 persen atau 1,05 poin menjadi 5.581,75.
 
Mengutip Antara, Jumat, 30 Oktober 2020, indeks FTSE 100 merosot 2,55 persen atau 146,19 poin menjadi 5.582,80 pada Rabu, 28 Oktober. Sebelumnya terpangkas 1,09 persen atau 63,02 poin menjadi 5.728,99 pada Selasa, 27 Oktober. Serta terpuruk 1,17 persen atau 68,27 poin menjadi 5.792,01 pada Senin, 26 Oktober.
 
Rolls-Royce Holdings, sebuah perusahaan teknik berbasis di Inggris, berkinerja terburuk di antara saham-saham unggulan dengan sahamnya menukik 14,36 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional Inggris Standard Chartered yang anjlok 7,68 persen, serta perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group jatuh 2,80 persen.
 
Senentara Flutter Entertainment, sebuah perusahaan judi dan taruhan olahraga, melonjak 8,02 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham perusahaan minyak dan gas Royal Dutch Shell PLC (RDSB) dan Royal Dutch Shell PLC (RDSA) yang masing-masing terangkat 3,68 persen dan 3,63 persen.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), memulihkan beberapa kerugian besar yang mereka derita di sesi sebelumnya. Meski demikian, kenaikan kasus covid-19 masih mengintai dan tetap berpeluang menekan pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 139,16 poin atau 0,52 persen menjadi 26.659,11. Sedangkan S&P 500 naik 39,08 poin atau 1,19 persen menjadi 3.310,11. Indeks Komposit Nasdaq naik 180,72 poin atau 1,64 persen menjadi 11.185,59.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi ditutup naik sebanyak 3,2 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor perawatan kesehatan turun sebanyak 0,71 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis. Sedangkan bursa Wall Street terus meneliti beberapa data ekonomi.
 
Departemen Perdagangan AS melaporkan aktivitas ekonomi AS pada kuartal ketiga tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 33,1 persen setelah kontraksi tajam pada kuartal sebelumnya. Angka tersebut melebihi perkiraan di angka 32 persen dari ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif