Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Harga Emas Dunia Ditekan Keperkasaan Dolar AS

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Antara • 23 April 2021 08:07
Chicago: Harga emas dunia lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), setelah mencetak kenaikan dua hari berturut-turut dan mencapai level penyelesaian tertinggi sejak 25 Februari. Emas tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat dan data ekonomi positif.
 
Mengutip Antara, Jumat, 23 April 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Divisi Comex New York Exchange jatuh sebanyak USD11,1 atau 0,62 persen menjadi USD1.782 per ons.
 
Sehari sebelumnya, Rabu, 21 April, emas berjangka melonjak USD14,7 atau 0,83 persen menjadi USD1.793,10 per ons, setelah mencapai tertinggi sesi di USD1.798,25. Ini merupakan penyelesaian tertinggi sejak 25 Februari ketika menyentuh puncak USD1.805.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas berjangka juga terangkat USD7,8 atau 0,44 persen menjadi USD1.778,40 pada Selasa, 20 April, setelah terpangkas USD9,6 atau 0,54 persen menjadi USD1.770,60 pada Senin, 19 April, dan menguat sebanyak USD13,4 atau 0,76 persen menjadi USD1.780,20 pada Jumat, 16 April.
 
"USD1.800 adalah tingkat resistensi psikologis, jadi kami kembali tes. Dolar dan (imbal hasil) obligasi 10 tahun keduanya sedikit lebih tinggi dan itu juga menekan emas," kata analis ED&F Man Capital Markets Edward Meir.
 
Dolar menguat 0,2 persen terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara itu, imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun naik ke tertinggi sesi 1,587 persen, meskipun dalam kisaran yang ketat.
 
Emas telah turun sekitar 6,0 persen sepanjang tahun ini, sebagian besar tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah. "Penurunan emas kemungkinan hanya berumur pendek di tengah pembelian oleh bank sentral dan meningkatnya permintaan emas fisik dari Tiongkok dan India," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
 
Swiss pada Maret mencatat ekspor emas bulanan terbesar dalam 10 bulan terakhir, karena pengiriman ke India melonjak. Tetapi mengaburkan prospek itu adalah rekor lonjakan covid-19 di negara tersebut.
 
Daya tarik emas juga diredupkan oleh data ekonomi AS yang menunjukkan penurunan klaim tunjangan pengangguran pekan lalu, memperkuat ekspektasi untuk pertumbuhan lapangan kerja pada April.
 
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa 547 ribu orang mengajukan klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 17 April, mencapai level terendah 13 bulan dan turun dari 586 ribu klaim yang disesuaikan pada minggu sebelumnya.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun sebanyak 39 sen atau 1,47 persen menjadi USD26,18 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman Juli turun sebanyak USD6,2 atau 0,51 persen menjadi USD1.208,5 per ons.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif