Ilustrasi dolar AS - - Foto: dok AFP
Ilustrasi dolar AS - - Foto: dok AFP

Dolar AS Awal Pekan Menguat

Antara • 16 Mei 2022 12:30
Hong Kong: Mata uang dolar AS hari ini menguat pada pembukaan perdagangan karena investor mencari keamanan di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
 
Mengutip Antara, Senin, 16 Mei 2022, indeks dolar berada di 104,54, setelah sempat melintasi level 105 atau tertinggi sejak Desember 2002, setelah enam minggu berturut-turut naik.
 
Investor telah berbondong-bondong ke mata uang safe haven di tengah kekhawatiran tentang kemampuan Federal Reserve AS untuk meredam inflasi tanpa menyebabkan resesi, bersama dengan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan yang timbul dari krisis Ukraina dan dampak ekonomi dari kebijakan nol covid-19 Tiongkok.
 
"Penguatan dolar AS secara luas didukung oleh meningkatnya kekhawatiran pertumbuhan global," kata analis Barclays.
 
Pasar memperkirakan kenaikan 50 basis poin pada dua pertemuan Fed berikutnya tetapi dengan kemungkinan kenaikan yang lebih besar. Data ritel dan produksi Tiongkok yang akan dirilis pada Senin juga menjadi agenda utama.
 
"Prospek pertumbuhan yang lebih lemah di Tiongkok kemungkinan akan membuat mata uang komoditas G10 di bawah tekanan dan mendukung dolar AS," kata Barclays.
 
Sterling, yang telah menderita bersama dengan euro, berada di USD1,2256 setelah turun serendah USD1,2156 tertekan oleh angka PDB kuartal pertama yang lebih lemah dari yang diharapkan.
 
Yen Jepang sedikit melemah di 129,43 yen per dolar. Pekan lalu yen mencatat kenaikan minggu pertama sejak awal Maret, karena kekhawatiran pertumbuhan berarti imbal hasil obligasi pemerintah AS menghentikan kenaikannya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif