Ilustrasi papan penunjuk arah Wall Street - - Foto: dok AFP
Ilustrasi papan penunjuk arah Wall Street - - Foto: dok AFP

Wall Street Betah di Zona Merah

Antara • 20 Mei 2022 06:56
New York: Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street kembali bertengger di zona merah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), di tengah kekhawatiran inflasi dan kenaikan suku bunga.
 
Mengutip Antara, Jumat, 20 Mei 2022, indeks S&P 500 merosot 0,58 persen atau 22,89, mengakhiri sesi di 3.900,79. Lalu indeks Komposit Nasdaq melemah 0,26 persen atau 29,66 poin menjadi 11.388,50. Kemudian indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,75 persen atau 236,94 poin menjadi 31.253,13.
 
Saham Cisco merosot 13,7 persen imbas keluarnya Rusia dan kekurangan komponen selama Tiongkok memberlakukan lockdown. Apple dan pembuat cip Broadcom masing-masing turun 2,5 persen dan 4,3 persen, sehingga membebani indeks S&P 500.
 
"Kenyataannya adalah inflasi semakin panas dan suku bunga meningkat," kata Kepala Strategi Ekuitas US Bank Wealth Management Terry Sandven.
 
Sementara itu, indeks bahan pokok konsumen S&P turun 2,0 persen ke level terendah sejak Desember karena perusahaan ritel menghadapi beban kenaikan harga yang merugikan daya beli konsumen AS.
 
S&P 500 turun sekitar 18 persen dari rekor penutupan pada 3 Januari karena investor menyesuaikan diri dengan inflasi, ketidakpastian geopolitik yang berasal dari perang di Ukraina dan pengetatan kondisi keuangan dengan Federal Reserve (Fed) AS menaikkan suku bunga.
 
Volume transaksi di bursa AS mencapai 12,7 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 13,4 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif