Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Harga Emas Dunia Lanjutkan Penguatan

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Antara • 14 Agustus 2020 07:45
Chicago: Harga emas menguat lagi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan ditopang pelemahan dolar dan pemulihan yang lambat di pasar tenaga kerja AS ketika klaim pengangguran tetap berada pada level tertinggi, mengindikasikan keparahan dampak pandemi virus korona terhadap ekonomi.
 
Mengutip Antara, Jumat, 14 Agustus 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desembers di divisi Comex New York Mercantile Exchange bertambah USD21,4 atau 1,1 persen menjadi USD1.970,40 per ons. Sehari sebelumnya, Rabu, emas naik tipis USD2,7 atau 0,14 persen menjadi USD1.949.
 
Emas berjangka anjlok sebanyak USD93,4 atau 4,58 persen menjadi USD1.946,3 pada Selasa, 11 Agustus, setelah sebelumnya terangkat USD11,7 ke USD2.039,70 pada Senin, 10 Agustus. Kemudian jatuh sebanyak USD41,4 atau 2,00 persen menjadi USD2.028,00 pada Jumat, 7 Agustus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Departemen Tenaga Kerja AS merilis sebuah laporan, yang menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal turun menjadi 963 ribu selama sepekan yang berakhir 8 Agustus, menandakan berlanjutnya pemulihan ekonomi.
 
Klaim pengangguran AS turun di bawah satu juta minggu lalu untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi, meskipun setidaknya 28 juta orang masih menerima cek pengangguran, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lemah.
 
Namun, karena klaim pengangguran tetap pada tingkat historis yang tinggi, itu tidak cukup untuk mengalahkan ketakutan dan pesimisme di pasar terhadap dampak covid-19, menurut analis pasar. Emas menemukan dukungan tambahan karena indeks dolar AS jatuh.
 
"Dolar telah cukup lemah. Pemulihan yang kami alami (di pasar tenaga kerja) ini telah menjadi buah yang menggantung rendah. Ini kenaikan yang mudah. Klaim awal masih berjalan pada tingkat yang sangat tinggi, dan jalan masih panjang," kata Analis ED&F Man Capital Markets Edward Meir.
 
Dolar turun 0,2 persen terhadap saingannya, terendah dalam hampir seminggu, mendukung daya tarik emas bagi mereka yang memegang mata uang lain, ketika Washington terus berada di jalan buntu atas stimulus tambahan. Menambah prospek suram, pembuat kebijakan Federal Reserve memperingatkan pertumbuhan AS akan diredam sampai virus korona bisa diatasi.
 
Investor sekarang mengincar pertemuan antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada 15 Agustus yang bertujuan untuk meninjau kesepakatan perdagangan fase satu. Faktor-faktor yang mendasari pasar tidak berubah secara signifikan.
 
"Fakta bahwa emas tidak bergerak lebih tinggi ketika ketegangan Tiongkok-AS meningkat selama akhir pekan menandakan bahwa sebagian besar dari faktor-faktor penarik itu telah diperhitungkan. Sentimen investor tetap kuat secara keseluruhan," kata Analis StoneX Rhona O'Connell dalam sebuah catatan.
 
Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik sebanyak USD1,74 atau 6,69 persen menjadi USD27,718 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman Oktober naik USD23,8 atau 2,48 persen menjadi USD983 per ons.
 
(ABD)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif