Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

Bursa Saham Inggris Melonjak 9,05%

Ekonomi bursa saham ekonomi inggris
Antara • 25 Maret 2020 11:01
London: Saham-saham Inggris rebound pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), setelah sehari sebelumnya jatuh, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London melonjak 9,05 persen atau 452,12 poin menjadi berakhir di 5.446,01 poin.
 
Mengutip Antara, Rabu, 25 Maret 2020, indeks FTSE 100 anjlok 3,79 persen atau 196,89 poin menjadi 4.993,89 poin pada penutupan perdagangan Senin (23/3/2020). Carnival, perusahaan operator kapal pesiar Inggris-Amerika, melesat naik 28,26 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.
 
Disusul oleh saham perusahaan minyak dan gas multinasional Royal Dutch Shell Plc B yang melambung 22,91 persen, saham BP - salah satu dari empat besar perusahaan minyak bumi dunia - meningkat 21,58 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Reckitt Benckiser Group, sebuah perusahaan barang konsumen multinasional Inggris, menjadi pemain terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya kehilangan 1,81 persen.
 
Diikuti oleh saham perusahaan pemrosesan pemrosesan dan ritel makanan multinasional Inggris Associated British Foods yang menyusut 1,23 persen, serta perusahaan supermarket daring Ocado Group turun 1,19 persen.
 
Di sisi lain, saham-saham di bursa Wall Street naik tajam pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan indeks Dow Jones naik lebih dari 11 persen. Penguatan itu mencatat kenaikan persentase satu hari terbesar sejak 1933 di tengah harapan terhadap paket stimulus ekonomi AS.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 2.112,98 poin atau 11,37 persen menjadi 20.704,91 poin. Indeks S&P 500 meningkat 209,93 poin atau 9,38 persen menjadi 2.447,33 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup melonjak 557,18 poin atau 8,12 persen menjadi 7.417,86 poin.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor energi melambung 16,31 persen, melampaui sektor-sektor industri lainnya. Investor berharap anggota parlemen AS segera mencapai kesepakatan tentang paket bantuan ekonomi besar-besaran untuk meredam kerusakan ekonomi akibat pandemi covid-19.
 
Reli bersejarah pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB) menyusul kemunduran Wall Street lagi di sesi sebelumnya, dengan indeks 30-saham ditutup turun hampir 600 poin meskipun ada upaya-upaya tegas Federal Reserve.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif