Ilustrasi. FOTO: AFP/MANDEL NGAN
Ilustrasi. FOTO: AFP/MANDEL NGAN

The Fed Tetap Komitmen Perlambat Inflasi Jadi 2%

Angga Bratadharma • 08 Agustus 2022 09:01
Minneapolis: Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bank sentral Amerika Serikat (AS) berkomitmen melakukan apa yang diperlukan untuk menurunkan permintaan guna mencapai sasaran inflasi jangka panjang dua persen. Sejauh ini tingkat inflasi masih jauh dari target pembuat kebijakan.
 
"Kami berkomitmen untuk menurunkan inflasi dan kami akan melakukan apa yang perlu kami lakukan. Kita masih jauh dari mencapai ekonomi yang kembali pada inflasi dua persen, dan di situ kita harus mencapainya," kata Kashkari, dilansir dari The Business Times, Senin, 8 Agustus 2022.
 
"Inflasi yang terus melampaui ekspektasi The Fed sangat memprihatinkan," tambah Kashkari.
Baca: Ekonomi Indonesia Diperkirakan Terus Menguat

Kashkari mengatakan peningkatan biaya hidup yang lebih cepat menjadi lebih luas dan tidak terbatas hanya pada beberapa kategori. Kondisi itu menjelaskan mengapa The Fed bertindak dengan urgensi untuk mengendalikannya dan menurunkannya kembali.
Baca: Inflasi Jerman Naik Tak Terduga Usai Penurunan Pasokan Gas Rusia

Pejabat Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada minggu lalu untuk bulan kedua berturut-turut. Langkah itu merupakan kenaikan berturut-turut paling agresif dalam lebih dari satu generasi guna menjinakkan inflasi pada level tertinggi 40 tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan kepada wartawan setelah keputusan 27 Juli, para pejabat dapat melakukan hal yang sama lagi pada pertemuan mereka berikutnya pada September –tergantung pada pembacaan dari ekonomi antara sekarang dan nanti– sambil mendorong kembali saran bahwa AS sudah dalam resesi.
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif