Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Indeks Acuan Saham Inggris Tergerus 0,12%

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Antara • 09 September 2020 09:16
London: Saham-saham Inggris sedikit melemah pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), terkoreksi setelah melambung sehari sebelumnya. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 0,12 persen atau 138,32 poin menjadi 5.930,30.
 
Mengutip Antara, Rabu, 9 September 2020, indeks FTSE 100 melonjak 2,39 persen atau 138,32 poin menjadi 5.937,40 pada Senin, 7 September, setelah turun 0,89 persen atau 51,78 poin menjadi 5.799,08 pada Jumat, 4 September. Kemudian jatuh 1,52 persen atau 90,09 poin menjadi 5.850,86 poin pada Kamis, 3 September.
 
Saham Associated British Foods, sebuah perusahaan pemrosesan dan ritel makanan multinasional Inggris, merupakan pemain terburuk di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya jatuh 3,88 persen. Disusul perusahaan hotel dan restoran multinasional Inggris Whitbread yang turun 3,54 persen, dan perusahaan minyak dan gas utama Royal Dutch Shell PLC turun 3,30 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, JD Sports Fashion, sebuah perusahaan ritel busana olahraga, melonjak 9,83 persen, menjadi peraih keuntungan teratas dari saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham perusahaan pengemasan internasional DS Smith yang terangkat 8,02 persen, serta perusahaan pelaporan kredit konsumen multinasional berbasis di Irlandia Experian meningkat 4,47 persen.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat jatuh pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor terus keluar dari sektor teknologi. Ketidakpastian ekonomi di AS masih tinggi seiring dengan terus melonjaknya kasus infeksi covid-19 menjadi salah satu faktornya.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 632,42 poin atau 2,25 persen menjadi 27.500,89. Sedangkan S&P 500 merosot 95,12 poin atau 2,78 persen menjadi 3.331,84. Indeks Komposit Nasdaq merosot 465,44 poin atau 4,11 persen menjadi 10.847,69.
 
Saham raksasa teknologi AS, atau yang disebut grup FAANG yakni Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup turun secara signifikan. Saham Tesla merosot lebih dari 21 persen, membebani Nasdaq. Indeks teknologi berat mundur 10 persen selama tiga sesi terakhir.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor teknologi turun 4,59 persen, memimpin kerugian. Sedangkan perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan lebih rendah, dengan semua 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif