Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Kemilau Emas Dunia Pudar

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 28 Maret 2020 08:03
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena aksi ambil untung, meskipun dolar Amerika Serikat (UDS) melemah di tengah kekhawatiran terhadap ketersediaan fisik logam mulia.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 28 Maret 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April jatuh USD26,2 atau 1,59 persen menjadi ditutup pada USD1,625 per ons. Sedangkan emas berjangka naik USD17,8 atau 1,09 persen menjadi USD1.651,2 sehari sebelumnya.
 
Setelah harga emas naik terus selama sepekan terakhir karena permintaan safe haven, beberapa investor dengan posisi beli telah menutup posisi mereka untuk mengambil untung.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas telah naik lebih dari delapan persen sejauh minggu ini, didukung oleh lompatan terbesar dalam klaim pengangguran mingguan AS, dan langkah-langkah stimulus ekonomi Federal Reserve (Fed) AS yang belum pernah terjadi sebelumnya.
 
Data ekonomi AS yang suram juga gagal mendukung emas, ketika indeks sentimen konsumen akhir AS dari Universitas Michigan turun menjadi 89,1 pada Maret dari 101,0 pada bulan sebelumnya.
 
Ada laporan beberapa pertambangan emas dan pabrik pengolahan emas lainnya yang operasinya terganggu oleh COVID-19, sehingga mengurangi pasokan fisik logam mulia dan menawarkan tren kenaikan harga emas. Indeks dolar AS turun 0,63 poin atau 0,63 persen ke level 98,73 pada pukul 17.50 GMT, sedikit membatasi penurunan emas.
 
Emas menemukan dukungan lebih lanjut ketika Dow Jones Industrial Average turun 550,24 poin atau 2,44 persen menjadi 22.001,93 poin pada pukul 17.55 GMT. Jatuhnya Dow Jones tidak sesuai dengan harapan untuk minggu ini, sehingga pedagang mungkin melihatnya sebagai peluang yang baik untuk membeli kembali ekuitas.
 
"Pasar sedang menilai dampak dari banyak penguncian dan penutupan bisnis pada ekonomi. Harga emas telah memperoleh landasan lebih lanjut untuk mengantisipasi stimulus berikutnya dan data lebih lemah yang akan datang," kata Analis Standar Chartered Bank Suki Cooper.
 
"Risiko harga tetap ada pada sisi positif, kecuali aksi ambil untung dan (kami) memperkirakan rata-rata harga USD1.725 per ons pada kuartal kedua 2020," tambahnya.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun sebanyak 14,2 sen atau 0,97 persen menjadi menetap pada USD14,534 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April naik sebanyak USD3,2 atau 0,43 persen menjadi ditutup pada USD740,3 per ons.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif