Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Putar Arah, Harga Minyak Dunia Menguat

Ekonomi Minyak Mentah
Angga Bratadharma • 23 Oktober 2020 08:13
New York: Harga minyak dunia menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi tersebut terjadi mengikuti kemunduran besar di pasar minyak yang membuat WTI dan Brent turun masing-masing empat persen dan 3,3 persen pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB).
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 23 Oktober 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 61 sen menjadi USD40,64 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember naik 73 sen menjadi USD42,46 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
"Permintaan yang terus-menerus lemah, risiko pembatasan mobilitas lebih lanjut, masalah di dalam dan ketegangan antara negara-negara yang telah menandatangani perjanjian pengurangan produksi, dan peningkatan produksi di negara-negara yang belum adalah risiko yang semakin terlihat di pasar minyak," kata Analis Energi Commerzbank Research Eugen Weinberg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelaku pasar minyak juga terus mencerna data stok minyak mentah AS. Persediaan minyak mentah AS turun 1,0 juta barel selama pekan yang berakhir 16 Oktober, Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan EIA akan melaporkan penurunan 1,9 juta barel dalam pasokan minyak mentah AS untuk minggu ini.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didukung oleh keuntungan yang solid di sektor energi. Meski demikian, investor terus mencermati perkembangan negosiasi tentang paket bantuan covid-19 yang baru.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 152,84 poin atau 0,54 persen menjadi 28.363,66. Sedangkan S&P 500 naik 17,93 poin atau 0,52 persen menjadi 3.453,49. Kemudian indeks Komposit Nasdaq naik 21,31 poin atau 0,19 persen menjadi 11.506,01.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi ditutup naik 4,16 persen, melampaui sisanya. Sementara itu, sektor real estate tergelincir 0,77 persen, grup dengan kinerja terburuk.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif