Ilustrasi aktivitas di bursa saham AS - - Foto: dok AFP
Ilustrasi aktivitas di bursa saham AS - - Foto: dok AFP

Wall Street Bervariasi Tersengat Kekhawatiran Inflasi

Ekonomi Inflasi Saham investor Bursa Saham Wall Street Inflasi AS
Antara • 13 Mei 2022 07:07
New York: Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Investor masih mengkhawatirkan inflasi yang tinggi dan berkelanjutan sehingga akan mendorong The Fed melakukan pengetatan yang lebih agresif.
 
Mengutip Antara, Jumat, 13 Mei 2022, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 103,81 poin atau 0,33 persen menjadi 31.730,30 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 5,1 poin atau 0,13 persen menjadi 3.930,08 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 6,73 poin atau 0,06 persen, menjadi 11.370,96 poin.
 
Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan sektor perawatan kesehatan menikmati persentase kenaikan terbesar. Sementara itu, sektor utilitas dan teknologi mengalami kerugian paling dalam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ayunan liar naik atau turun dua persen ini sangat jarang, dan menunjukkan jiwa investor yang sangat rapuh untuk jumlah volatilitas yang terjadi dalam jangka waktu yang singkat," kata kepala strategi pasar di LPL Financial Ryan Detrick.
 
Saham-saham mega cap seperti Apple Inc dan Microsoft Corp memberikan tekanan terberat karena sepi peminat. Twitter Inc jatuh 2,2 persen, setelah kepala eksekutifnya mengumumkan pembekuan perekrutan dan kepergian dua pemimpinnya sehubungan dengan upaya pengambilalihan oleh Elon Musk.
 
Volume transaksi di bursa AS mencapai 16,17 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 13,03 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif