Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Harga Minyak Dunia Beragam

Ekonomi minyak bumi Minyak Mentah Harga Minyak Dunia
Antara • 21 April 2022 08:01
New York: Harga minyak dunia beragam pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB). Kekhawatiran yang lebih luas tentang pertumbuhan ekonomi dan stagnasi permintaan minyak membebani pengetatan pasokan serta data menunjukkan penurunan tajam dalam stok minyak mentah AS.
 
Mengutip Antara, Kamis, 21 April 2022, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei bertambah 19 sen atau 0,2 persen menjadi USD102,75 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni turun 45 sen atau 0,4 persen, menjadi USD106,80 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Harga minyak telah didukung oleh prospek pasokan yang lebih ketat setelah sanksi terhadap Rusia -pengekspor minyak terbesar kedua di dunia dan pemasok utama Eropa- atas invasinya ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai operasi militer khusus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan perang Ukraina yang meningkat, kemungkinan durasi konflik yang diperpanjang meningkat dan potensi hilangnya pasokan Rusia ke pasar meningkat," kata Presiden Ritterbusch and Associates Jim Ritterbusch, di Galena, Illinois.
 
Data Badan Informasi Energi AS (EIA) menyebut pasar juga didukung oleh laporan pemerintah yang menunjukkan stok minyak mentah AS turun delapan juta barel pekan lalu karena lonjakan ekspor ke level tertinggi lebih dari dua tahun, sebut

Kedua harga acuan turun

Namun, kedua harga acuan turun sekitar 5,0 persen pada Selasa setelah Dana Moneter Internasional memangkas perkiraan pertumbuhan globalnya hampir satu poin persentase penuh, mengutip dampak ekonomi dari perang Rusia di Ukraina dan memperingatkan bahwa inflasi telah menjadi jelas dan menghadirkan bahaya bagi banyak negara.
 
"Melemahnya pertumbuhan dan meningkatnya tekanan inflasi hanya bisa berarti satu hal yakni momok stagflasi menggantung di atas ekonomi global," kata analis PM Stephen Greenock.
 
Melanjutkan penguncian virus korona di Tiongkok juga telah merusak permintaan di importir minyak mentah utama dunia dan membebani harga.
 
Komisi Eropa sedang bekerja untuk mempercepat ketersediaan pasokan energi alternatif untuk mencoba memotong biaya pelarangan minyak Rusia dan membujuk Jerman dan negara-negara Uni Eropa lainnya yang enggan untuk menerima tindakan tersebut, sebuah sumber Uni Eropa.
 
Sementara itu, berbagai pemadaman menambah kekhawatiran tentang pasokan. Anggota OPEC Libya telah dipaksa untuk menutup produksi 550 ribu barel per hari karena gelombang blokade di ladang minyak utama dan terminal ekspor, kata National Oil Corporation (NOC) negara itu.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif