NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: PAUL FAITH/AFP
Ilustrasi. FOTO: PAUL FAITH/AFP

Emas Dunia Melesat Usai Fed Luncurkan Rencana Stimulus Baru

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 24 Maret 2020 08:16
Chicago: Harga emas berjangka melonjak lebih dari lima persen di akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kenaikan itu terjadi mengabaikan kerugian awal setelah Federal Reserve AS mengambil langkah agresif baru untuk memerangi dampak ekonomi dari wabah corona virus disease (covid-19), meningkatkan sentimen investor.
 
Mengutip Antara, Selasa, 24 Maret 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman pada April di Bursa Comex melambung USD83 atau 5,59 persen menjadi USD1.567,60 per ons. Emas berjangka juga naik USD5,3 atau 0,36 persen menjadi USD1.484,6 pada perdagangan akhir pekan lalu, 20 Maret 2020.
 
Di pasar spot, harga emas melonjak 4,1 persen menjadi diperdagangkan di USD1.559,55 per ons pada pukul 13.48 waktu setempat (17.48 GMT).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bank sentral AS mengatakan akan mulai memperkuat kisaran kredit yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk rumah tangga, usaha kecil, dan pengusaha besar dalam upaya mengimbangi gangguan parah yang disebabkan oleh wabah virus korona.
 
"The Fed meluncurkan meriam terbesarnya yang terlihat sampai saat ini, bahkan lebih besar daripada krisis keuangan hebat," kata Kepala Perdagangan Derivatif Logam Mulia dan Logam Dasar BMO Tai Wong.
 
Ia mengatakan pasar bereaksi secara instan dengan ekuitas dan emas yang melonjak di belakang pendekatan baru Fed. "Namun, tes asam di sini adalah apakah optimisme ini akan bertahan lebih dari satu hari," ucapnya.
 
Indeks saham berjangka AS melonjak lebih dari tiga persen, sementara dolar jatuh lebih dari satu persen terhadap mata uang utama lainnya setelah pengumuman terbaru the Fed.
 
Setelah secara agresif melonggarkan kebijakan moneter bulan ini, termasuk mengirim suku bunga mendekati nol, bank sentral AS mengatakan sekarang akan memberi kelonggaran pada pinjaman pelajar dan pinjaman kartu kredit serta membeli obligasi perusahaan-perusahaan besar.
 
Bank-bank sentral utama di seluruh dunia meluncurkan gelombang kebijakan fiskal dan moneter untuk membendung kerusakan ekonomi akibat virus korona, yang telah menginfeksi lebih dari 300 ribu di seluruh dunia.
 
Emas telah turun hampir dua persen sejauh bulan ini, karena jatuhnya pasar saham, mendorong investor untuk melikuidasi emas guna memenuhi margin calls dan menjaga uang mereka dalam bentuk tunai.
 
"Ketika Anda melihat begitu banyak yang terhapus dari pasar saham secara teratur, kekurangan harus dibuat entah bagaimana dan emas tetap menjadi pilihan yang disukai," analis OANDA Craig Erlam mengatakan dalam sebuah catatan.
 
Emas mendapat dukungan ketika indeks dolar AS turun 0,52 atau 0,51 persen, menjadi 102,3 pada pukul 18.00 GMT. Indeks Dow Jones Industrial Average AS yang turun 532,51 atau 2,78 persen menjadi 18.641,47 pada pukul 18.05 GMT, juga mendukung emas.
 
Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 87,6 sen atau 7,07 persen menjadi USD13,261 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April naik sebanyak USD5 atau 0,8 persen menjadi USD627,5 per ons.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif