Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Bank Sentral Thailand Diperkirakan Tahan Suku Bunga di Rekor Terendah

Ekonomi thailand
Angga Bratadharma • 28 September 2021 09:51
Bangkok: Bank sentral Thailand diperkirakan mempertahankan suku bunga utamanya pada rekor terendah. Proyeksi itu muncul karena pembatasan virus korona yang lebih ketat telah dilonggarkan pemerintah untuk mendukung ekonomi yang lesu usai terhantam keras pandemi covid-19.
 
Mengutip Channel News Asia, Selasa, 28 September 2021. wabah virus korona yang melanda negara Asia Tenggara itu menyebabkan pembatasan pada Juli dan Agustus yang memukul aktivitas ekonomi. Akan tetapi pembatasan tersebut telah dilonggarkan dan Thailand akan segera dibuka kembali untuk lebih banyak pengunjung yang divaksinasi.
 
Pemerintah juga baru-baru ini mengangkat pagu utang publik untuk fleksibilitas fiskal yang lebih besar guna memerangi wabah. Sementara Gubernur Bank of Thailand (BOT) Sethaput Suthiwartnarueput mengatakan bank sentral siap untuk memperkenalkan langkah-langkah yang diperlukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam jajak pendapat, sebanyak 20 dari 23 ekonom memperkirakan Komite Kebijakan Moneter (MPC) BOT akan mempertahankan tingkat suku bunga di 0,50 persen minggu ini untuk mempertahankan amunisi kebijakan yang terbatas.
 
Sedangkan tiga ekonom memperkirakan adanya pemotongan suku bunga sebanyak seperempat poin, mengutip pertumbuhan yang lemah dan keputusan split MPC pada pertemuan Agustus, ketika memangkas perkiraan pertumbuhan di 2021 menjadi 0,7 persen dari 1,8 persen. BOT akan memberikan perkiraan baru pada Rabu waktu setempat.
 
Gubernur BOT Sethaput Suthiwartnarueput mengatakan pertumbuhan mungkin tidak mencapai satu persen di tahun ini. Bulan lalu, Sethaput mengatakan, suku bunga adalah alat yang tumpul. Sedangkan Somchai Jitsuchon, seorang bankir non-sentral di MPC, mengatakan suku bunga yang lebih rendah tidak akan banyak membantu.
 
"Pemungutan suara pertemuan terakhir meningkatkan peluang 30 persen penurunan suku bunga tetapi ekonomi telah membaik sehingga BOT dapat menghemat amunisinya untuk kasus terburuk," kata Ekonom Siam Commercial Bank Panundorn Aruneeniramarn.
 
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif