Foto: AFP.
Foto: AFP.

Pelemahan Tajam Yuan Terhenti

Ekonomi ekonomi china
Antara • 08 Mei 2020 09:59
Beijing: Kurs tengah yuan naik 143 basis poin menjadi 7,0788 terhadap dolar pada Jumat. Kondisi ini menghentikan pelemahan tajam selama dua hari berturut-turut.
 
Sistem Perdagangan Valuta Asing Tiongkok(CFETS) mencatat di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.
 
Mengutip Antara, Jumat, 8 Mei 2020, kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya dolar AS jatuh dari tertinggi dua minggu pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Investor merealisasikan keuntungan dari kenaikan minggu ini menjelang laporan penggajian non-pertanian AS April.
 
Mata uang Paman Sam menyerahkan keuntungan terhadap euro dan franc Swiss dan mengupas kenaikannya terhadap yen. Terhadap mata uang komoditas seperti dolar Australia dan Kanada, unit AS memperpanjang kerugiannya.
 
Selama sepekan, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,9 persen. Dalam perdagangan sore, indeks dolar turun 0,3 persen menjadi 99,884, di bawah tertinggi dua minggu yang disentuh pada awal sesi 100,40.
 
Dolar memangkas kenaikan terhadap yen, dan terakhir menguat 0,2 persen pada 106,315 yen. Dolar melemah 0,1 persen terhadap franc Swiss menjadi 0,9733 franc.
 
Setelah diperdagangkan lebih rendah, euro pulih menjadi 0,3 persen lebih tinggi pada 1,0825 dolar. Euro sebelumnya turun ke level terendah dua minggu di USD1,0767. Mata uang tunggal Eropa melemah karena kekhawatiran terhadap arah skema stimulus bank sentral Eropa (ECB) setelah keputusan pengadilan Jerman awal pekan ini.
 
Poundsterling juga naik 0,3 persen terhadap dolar pada 1,2373 dolar di tengah keputusan bank sentral Inggris untuk membiarkan suku bunga tidak berubah dan menunda lebih banyak stimulus.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif