Ilustrasi. FOTO: Spencer Platt/AFP
Ilustrasi. FOTO: Spencer Platt/AFP

Emas Dunia Lanjutkan Reli, Ditopang Pelemahan Dolar

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Antara • 06 Januari 2021 07:41
Chicago: Harga emas terus menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kenaikan ditopang melemahnya dolar dan meningkatnya kekhawatiran tentang covid-19 ketika investor menunggu hasil pemilihan putaran kedua Senat AS di negara bagian Georgia yang dapat memengaruhi prospek untuk lebih banyak stimulus fiskal.
 
Mengutip Antara, Rabu, 6 Januari 2021, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di Divisi Comex New York Exchange naik lagi USD7,8 atau 0,4 persen menjadi USD1.954,40 per ons. Senin, 4 Januari, emas berjangka melonjak USD51,5 atau 2,72 persen menjadi USD1.946,60.
 
Harga emas berjangka juga naik tipis USD1,7 atau 0,09 persen menjadi USD1.895,10 pada Kamis, 31 Desember, setelah terangkat USD10,50 atau 0,56 persen menjadi USD1.893,40 pada Rabu, 30 Desember, dan naik USD2,5 atau 0,13 persen menjadi USD1.882,90 pada Selasa, 29 Desember.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan lebih banyak risiko yang terkait dengan virus, jangka pendek, kami melihat orang-orang memindahkan uang ke tempat berlindung yang aman," kata Presiden Pasar Dunia TIAA Bank, Chris Gaffney, seraya menambahkan pelemahan dolar telah menjadi salah satu pendukung utama untuk emas dalam beberapa hari pertama 2021.
 
Inggris melakukan penguncian nasional baru di tengah meningkatnya kasus covid-19, sementara New York menemukan kasus pertama dari varian baru virus korona yang lebih menular. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melayang mendekati posisi terendah April 2018, menjadikan emas sebagai taruhan yang menarik.
 
Namun demikian data ekonomi yang positif membatasi kenaikan emas lebih lanjut. Institute for Supply Management melaporkan bahwa indeks manufaktur AS naik menjadi 60,7 persen pada Desember dari 57,5 persen pada November, level tertinggi sejak Agustus 2018.
 
Tetapi investor juga tampak berhati-hatian saat mereka investor menunggu hasil dari pemilihan putaran kedua di Georgia yang akan menentukan kendali atas Senat AS -dan karena itu kemampuan untuk memblokir atau memajukan agenda Presiden terpilih Demokrat Joe Biden- ada dalam pemungutan suara.
 
"Tidak ada satu bank sentral pun yang berbicara tentang menaikkan suku bunga di seluruh dunia. Jadi itu akan mempertahankan penawaran emas," kata Kepala Pedagang Investor Global AS Michael Matousek.
 
Banyak investor melihat emas yang tidak memberikan imbal hasil sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang mereka khawatirkan dapat terjadi akibat langkah-langkah stimulus yang besar.
 
Logam mulia lainnya, harga perak untuk pengiriman Maret naik sebanyak 27,6 sen atau 1,01 persen menjadi USD27,64 per ons. Harga platinum untuk pengiriman April naik sebanyak USD48,1 atau 4,49 persen menjadi USD1.119,6 per ons.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif