Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG
Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG

Emas Dunia Pamer Kemilau

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 12 Januari 2021 07:23
Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange bergerak naik pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah pelemahan ekuitas Amerika Serikat (AS). Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Februari naik USD15,4 atau 0,84 persen menjadi USD1.850,8 per ons.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 12 Januari 2021, perak untuk pengiriman Maret naik sebanyak 64,7 sen atau 2,63 persen menjadi USD25,284 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun sebanyak USD26,7 atau 2,49 persen menjadi USD1.044,6 per ons.
 
Namun demikian, meningkatnya kasus covid-19 di Amerika Serikat dan di seluruh dunia agak membatasi pertumbuhan emas, karena investor menjadi lebih khawatir atas situasi tersebut. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda kasus covid-19 melambat dan terus memberikan tekanan terhadap perekonomian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), turun dari rekor tertinggi sepanjang masa yang mereka cetak pada minggu sebelumnya. Kasus aktif covid-19 yang terus melonjak masih membayangi gerak bursa Wall Street.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 89,28 poin atau 0,29 persen menjadi 31.008,69. Kemudian S&P 500 melemah sebanyak 25,07 poin atau 0,66 persen menjadi 3.799,61. Indeks Komposit Nasdaq turun 165,54 poin atau 1,25 persen menjadi 13.036,43 poin.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan di area merah, dengan sektor kebijakan konsumen dan layanan komunikasi masing-masing turun 1,89 persen dan 1,76 persen, memimpin pelemahan. Sedangkan sektor energi naik sebanyak 1,62 persen, grup dengan kinerja terbaik.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
Investor mengalihkan fokus mereka ke Washington. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi mengatakan pada Minggu waktu setempat bahwa Partai Demokrat siap memulai proses untuk memakzulkan Presiden AS Donald Trump untuk kedua kalinya hanya dalam waktu satu tahun.
 
Pengumuman itu datang ketika Trump menghadapi kritik bipartisan yang sengit karena perannya dalam demonstrasi besar-besaran di Capitol Hill minggu lalu yang menyebabkan setidaknya lima kematian dan lusinan luka-luka. Kejadian itu juga menyebabkan kerusakan terhadap gedung bersejarah ketika Kongres mengesahkan kemenangan Presiden AS terpilih Joe Biden.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif