Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Dolar AS Melempem di Tengah Rilis Data Ekonomi

Ekonomi Dolar AS
Angga Bratadharma • 28 Oktober 2020 09:01
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena pelaku pasar mencerna beberapa data ekonomi. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,11 persen menjadi 92,9426.
 
Mengutip Xinhua, Rabu, 28 Oktober 2020, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1810 dari USD1,1812 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3055 dari USD1,3018 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7132 dibandingkan dengan USD0,7125.
 
Dolar AS dibeli 104,48 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 104,84 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9076 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9073 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3165 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3201 dolar Kanada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Keyakinan Konsumen AS tercatat di level 100,9 pada Oktober atau turun dari posisi 101,3 pada September, The Conference Board yang berbasis di New York melaporkan. Direktur Indikator Ekonomi The Conference Board Lynn Franco mengatakan penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini membaik namun ekspektasinya menurun di masa mendatang.
 
"Terutama didorong oleh melemahnya prospek pekerjaan jangka pendek," kata Franco.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor terus khawatir tentang infeksi covid-19 yang melonjak di AS. Pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), bursa saham Wall Street ditutup jatuh dengan Dow Jones anjlok 650 poin.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 222,19 poin atau 0,8 persen menjadi 27.463,19. Sedangkan S&P 500 turun 10,29 poin atau 0,3 persen menjadi 3.390,68. Kemudian indeks Komposit Nasdaq naik 72,41 poin atau 0,64 persen menjadi 11.431,35.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor industri ditutup turun sebanyak 2,18 persen, memimpin penurunan. Kemudian sektor konsumen naik sebanyak 0,57 persen, grup dengan kinerja terbaik.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif