Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Gagal Ambil Untung, Indeks Acuan Saham Inggris Jatuh

Ekonomi Ekonomi Inggris
Antara • 17 Juli 2020 08:46
London: Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), menghentikan keuntungan selama empat hari berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London jatuh 0,67 persen atau 41,96 poin menjadi 6.250,69.
 
Mengutip Antara, Jumat, 17 Juli 2020, indeks FTSE 100 naik tajam 1,83 persen atau 112,90 poin menjadi 6.292,65 pada Rabu, 15 Juli. Indeks melanjutkan kenaikan 0,06 persen atau 3,56 poin menjadi 6.179,75 pada Selasa, 14 Juli, setelah menguat 1,33 persen atau 80,78 poin menjadi 6.176,19 pada Senin, 13 Juli, dan bertambah 0,76 persen atau 45,79 poin menjadi 6.095,41 pada Jumat, 10 Juli.
 
SahamMelrose Industries, perusahaan ang berspesialisasi dalam membeli dan meningkatkan bisnis berkinerja buruk, menjadi pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 3,88 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diikuti oleh saham kelompok perusahaan taruhan olahraga dan permainan multinasional Inggris Gvc Holdings yang jatuh 3,68 persen, serta perusahaan manufaktur peralatan medis multinasional Inggris Smith & Nephew merosot 3,49 persen.
 
Sementara itu, SSE, sebuah perusahaan energi Skotlandia yang tercatat di bursa London, melonjak 2,46 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
 
Disusul oleh saham perusahaan komunikasi, periklanan, hubungan masyarakat dan perdagangan multinasional Inggris WPP yang meningkat 2,26 persen, serta Intermediate Capital Group, perusahaan manajer aset alternatif global yang berfokus pada penyediaan modal, naik 2,17 persen.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif