Foto: AFP.
Foto: AFP.

Tiongkok Jaga Stabilitas Nilai Tukar Yuan

Ekonomi ekonomi china
Ade Hapsari Lestarini • 11 Mei 2020 10:41
Beijing: Bank sentral Tiongkok akan semakin memperdalam reformasi mekanisme pembentukan nilai tukar yuan. Serta menjaga stabilitas dasar nilai tukar pada tingkat yang wajar dan seimbang.
 
Melansir Xinhua, Senin, 11 Mei 2020, Tiongkok akan memperdalam reformasi berorientasi pasar dari mekanisme nilai tukar yuan, meningkatkan sistem nilai tukar mengambang yang dikelola berdasarkan penawaran dan permintaan pasar dan disesuaikan dengan mengacu pada sekeranjang mata uang, serta mempertahankan fleksibilitas nilai tukar.
 
Demikian hal tersebut disampaikan Bank Rakyat Tiongkok (People's Bank of China/PBOC), dalam laporan kebijakan moneter kuartal pertamanya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PBOC berjanji untuk memperkuat koordinasi kebijakan mata uang domestik dan asing, mengupayakan keseimbangan antara mempertahankan fleksibilitas nilai tukar yuan, meningkatkan kebijakan makroprudensial mengenai aliran modal lintas batas, hingga meningkatkan koordinasi kebijakan makroekonomi global.
 
Hal iniakan terus mereformasi mekanisme suku bunga pinjaman Tiongkok yang bertujuan untuk lebih mencerminkan perubahan pasar, meningkatkan mekanisme transmisi kebijakan moneter, dan memandu suku bunga kredit lebih rendah.
 
Demi mempercepat pengembangan pasar valas, PBOC berjanji untuk membantu perusahaan impor dan ekspor negara itu mengelola risiko nilai tukar dengan lebih baik, dan mendukung penggunaan yuan dalam perdagangan dan investasi lintas batas.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif