Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Merekah, Emas Dunia Sukses Salip Dolar AS

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 15 Oktober 2020 07:41
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB) karena dolar Amerika Serikat (USD) melemah. Selain itu, negosiasi mengenai stimulus tambahan covid-19 yang tidak menentu membuat emas mendapat katalis positif
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 15 Oktober 2020, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD12,7 atau 0,67 persen menjadi USD1.907,3 per ons. Emas juga mendapat dukungan karena tiga indeks pasar saham utama AS semuanya turun pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB).
 
Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan indeks harga produsen naik 0,4 persen pada September, kenaikan kelima berturut-turut. Analis pasar berpendapat bahwa ini menunjukkan potensi inflasi dan ujungnya mendukung emas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, peningkatan harian jumlah kasus covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa, dan ketidakpastian pemilu AS yang akan datang menyebabkan ketakutan di pasar, mengarahkan investor ke logam mulia, menaikkan harga, menurut analis pasar.
 
Sedangkan perak untuk pengiriman Desember naik 26,6 sen atau 1,1 persen menjadi USD24,395 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman Januari turun sebanyak USD9,9 atau 1,13 persen menjadi USD863,4 per ons.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan terjadi karena para investor semakin khawatir atas ketidakpastian nasib kesepakatan stimulus virus korona AS menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada November.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 165,81 poin atau 0,58 persen menjadi 28.514,00. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 23,26 poin atau 0,66 persen menjadi 3.488,67. Indeks Komposit Nasdaq merosot 95,17 poin atau 0,80 persen menjadi 11.768,73.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor kebijakan konsumen turun sebanyak 1,43 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Sedangkan industrial ditutup naik 0,54 persen, kelompok dengan kinerja terbaik.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif